Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 2 Oktober 2026
Kerapnya Erupsi Indikasi Aktivitas Gunung Agung Meningkat
Minggu, 17 Juni 2018,
15:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com,Karangasem, Kerapnya intensitas erupsi dan hembusan kolom abu mengindikasikan bahwa aktivitas Gunung Agung memang saat ini kembali mengalami peningkatan. Hal ini dikonfirmasi oleh Kasubid Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur, Dr. Devi Kamil Syahbana beberapa waktu lalu.
[pilihan-redaksi]
Menurutnya, Aktivitas Gunung Agung saat ini memang kembali mengalami peningkatan. Seperti yang disampaikan dalam rilis pada 7 Juni lalu. "Kami sudah memperingatkan ada akumulasi tekanan yang dapat diikuti dengan erupsi namun eksplosivitas erupsinya masih relatif kecil," ujarnya.
Menurutnya, Aktivitas Gunung Agung saat ini memang kembali mengalami peningkatan. Seperti yang disampaikan dalam rilis pada 7 Juni lalu. "Kami sudah memperingatkan ada akumulasi tekanan yang dapat diikuti dengan erupsi namun eksplosivitas erupsinya masih relatif kecil," ujarnya.
Sementara itu, berdasarkan data yang dirilis PVMBG, terkait Deformasi Gunung Agung, dari pengukuran GPS dan Tiltmeter umumnya menunjukkan trend jangka panjang (periode Desember 2017 hingga awal Juni 2018) berupa deflasi. Namun untuk jangka pendek yaitu mulai dari minggu kedua bulan Mei 2018 hingga saat saat rilis ini diterbitkan teramati trend inflasi pada jaringan GPS maupun Tiltmeter. Hasil pemodelan deformasi mengindikasikan masih adanya akumulasi tekanan magma di kedalaman sekitar 3 sampai 4 kilometer di bawah puncak gunung.
Selain itu, dari sisi Geokimianya, Gas S02 yang diukur dengan menggunakan DOAS Scanner menunjukkan fluks pada kisaran 190 sampai 203 ton perhari. Terukurnya gas S02 mengindikasikan masih adanya kontribusi magma dari kedalaman ke permukaan.
[pilihan-redaksi2]
Ketika ditanya apakah dengan meningkatnya aktivitas Gunung Agung akan menyebabkan semakin seringnya erusi seperti yang terjadi beberapa hari lalu,? Menurut Devi Kamil, untuk masalah semakin sering atau tidaknya, semuanya tergantung bagaimana kondisi gunung Agung sendiri.
Ketika ditanya apakah dengan meningkatnya aktivitas Gunung Agung akan menyebabkan semakin seringnya erusi seperti yang terjadi beberapa hari lalu,? Menurut Devi Kamil, untuk masalah semakin sering atau tidaknya, semuanya tergantung bagaimana kondisi gunung Agung sendiri.
"Apabila mau dibuang atau dierupsikan sedikit-sedikit dengan intensitas kecil ya, kemungkinan akan sering terjadi erupsi kecil. Namun jika sebaliknya, ada tekanan tidak dikeluarkan sehingga jarang erupsi maka sekali erupsi kemungkinan agak besar," ungkapnya.
Hanya saja, kata dia entah itu sering atau tidak pihaknya mengatakan itu tidak terlalu penting. Yang terpenting masyarakat harus tetap sadar bahwa Gunung Agung masih berada di Level 3 (Siaga) dan tidak diperbolehkan beraktivitas di dalam radius 4 km dari puncak kawah Gunung Agung. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1060 Kali
02
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 403 Kali
03
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 351 Kali
04
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 320 Kali
05
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 259 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026