Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
22 Desa di Klungkung Gelar Pilkel, Protokol Kesehatan Ketat Diterapkan
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Sempat tertunda beberapa kali karena pandemi Covid-19 yang meniadakan segala bentuk kegiatan berkumpul, pemungutan suara untuk Pemilihan Perbekel (Pilkel) di Kabupaten Klungkung Bali akhirnya dilaksanakan dengan protokol kesehatan lengkap dan tata cara yang berbeda dari Pemilu pada umumnya.
[pilihan-redaksi]
Sebanyak 22 Desa di Klungkung, Minggu (9/8) pagi menggelar pemungutan suara serentak baik di Klungkung daratan maupun di Kepulauan Nusa Penida. Pelaksanaannya tersebar di empat kecamatan. Rinciannya, tujuh desa di Kecamatan Nusa Penida (Desa Tanglad, Batukandik, Kutampi, Klumpu, Ped, Jungutbatu, Batununggul).
Kemudian 4 desa di Kecamatan Klungkung (Desa Tangkas, Jumpai, Kamasan, Gelgel). Tujuh desa di Kecamatan Dawan (Paksebali, Sampalan Klod, Sampalan Tengah, Sulang, Dawan Klod, Pesinggahan, Kampung Kusamba). Dan, empat desa di Kecamatan Banjarangkan (Desa Timuhun, Takmung, Tusan dan Tohpati).
“Akhirnya bisa digelar hari ini, sebelumnya Direncanakan April, kemudian mundur Juni dan terakhir hari ini baru bisa digelar, karena masih menunggu aturan dan arahan juga terkait pelaksanaan selama pandemi Covid-19,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Klungkung I Wayan Suteja.
Dimana setiap tempat pemungutan suara, dilengkapi dengan protokol kesehatan, dan petugas pemungutan suara juga dilengkapi dengan masker, menggunakan face shield atau pelindung wajah, dan titik-titik pemungutan yang bersentuhan langsung dengan masyarkat pemilih diberikan sekat berupa plastic, sehingga nyaman baik petugas maupun masyarakat yang akan melakukan pemilihan.
Di salah satu TPS di banjar Pande Mas, Desa Kamasan, para pemilih yang lupa dan tidak mengenakan masker saat datang ke TPS langsung diberikan masker oleh panitia pemilihan. Sementara untuk sarana cuci tangan juga tidak menyentuh melainkan dimodifikasi khusus dengan menginjak sehingga mengurnagi kegiatan menyentuh alat di tempat pemungutan ini.
“Semua kami sediakan, biar semua aman dan nyaman sehingga masyarakatpun tentang walaupun pemilihan di tengah pandemi seperti sekarang ini,” kata Ketua KPPS Kamasan Nyoman Suardita.
Dalam pilkel kali ini juga mendapat monitoring dari Pemkab Klungkung yang dipimpin Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta bersama Wakil Bupati serta unsur muspida di Kabupaten Klungkung. Yang melakukan pemantauan ke sejumlah TPS yang ramai dari Kecamatan Banjarangkan, Klungkung dan Dawan.
Reporter: bbn/klk
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 272 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 210 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 208 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 187 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 180 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar