Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Hari Raya Kuningan Sebagai Refleksi Menghadapi Pandemi Covid-19
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari Raya Kuningan yang dilaksanakan setiap 210 hari kalender Bali yang jatuh pada hari Saniscara (Sabtu), Kliwon, Wuku Kuningan merupakan salah satu hari raya suci yang rutin dilaksanakan dan dirayakan oleh umat Hindu di Indonesia terkhususnya di Bali.
Tahun ini Hari Raya Kuningan bertepatan pada tanggal 24 April 2021. Hari Raya Kuningan memiliki artinya tersendiri dimana berasal dari kata Kuningan yang memiliki makna "kauningan" yang artinya mencapai peningkatan spiritual dengan cara introspeksi agar terhindar dari mara bahaya.
Hari ini pelaksanaan Hari Raya Kuningan cukup berbeda, mengapa berbeda? Hari Raya Kuningan kali ini merupakan kali kedua dirayakan di tengah Pandemi Covid-19 terhitung sejak Pandemi Covid-19 diumumkan pada Maret 2020 tahun lalu.
Tentu Hari Raya kali ini memiliki tantangannya tersendiri dimana masyarakat Hindu Bali dalam melaksanakan atau merayakan Hari Raya Kuningan ini dengan kebiasaan-kebiasaan baru seperti menjaga jarak, menggunakan masker dan protokol kesehatan lainnya.
Sebagai sebuah fenomena dimana Hari Raya Kuningan ini memiliki filosofi untuk meningkatkan nilai spiritual umat Hindu dengan cara intropeksi agar terhindar dari mara bahaya. Hal ini cukup kontekstual jika kita melihat Hari Raya Kuningan kali ini dihadapkan pada masalah Pandemi Covid-19.
Sebagai masyarakat Hindu Bali tentunya dapat memberikan contoh dan vibrasi positif dalam perayaan Hari Raya Kuningan untuk seluruh masyarakat Indonesia. Dalam pelaksanaan Hari Raya Kuningan ini semoga mampu mencerminkan sikap dan budaya orang Bali dalam menghadapi Pandemi Covid-19, sudah hampir 13 Bulan lebih kita di Dunia terkhususnya di Indonesia dan Bali itu sendiri menghadapi Pandemi Covid-19, berbagai sektor merasakan dampak dari Pandemi kali ini.
Dan dalam hal ini, pelaksanaan Hari Raya Kuningan secara filosofis maupun makna dapat memberikan teladan bagi kita semua untuk terus melakukan introspeksi dan membenah diri, selain itu kita juga harus dapat optimis melewati ini semua agar semuanya dapat kembali normal, menjalani kehidupan seperti sebelumnya dan bergotong royong untuk membantu sesama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Mari anak muda bergerak!!!
Anak muda bersuara!!!
Selamat Hari Raya Kuningan umat sedharma.
Penulis : Arya Gangga / Pegiat Literasi Praga Pustaka Bali
Reporter: bbn/opn
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4535 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun