Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 4 Oktober 2026
Mitos Mistis Ini Jadi Alasan Jerinx Bungkam Saat Keluar Lapas
BERITABALI.COM, BADUNG.
Bungkamnya I Made Ari Astina, alias Jerinx JRX saat keluar dari Lapas Kelas II A Kerobokan ternyata karena alasan yang cukup menarik.
Sikap yang sama umumnya juga dilakukan napi-napi yang telah bebas dari penjara. Sikap itu diduga dikarenakan mitos mistis di kalangan penghuni lapas.
Kuasa Hukum JRX, Wayan Gendo Suardana mengatakan dia telah menyarankan JRX untuk memberi komentar kepada awak media, namun tak dilakukan.
"Ada mitos, saat keluar napi tidak boleh nengok ke ke belakang. JRX takut tidak kontrol saat menjawab pertanyaan, dia langsung masuk dalam mobil," tuturnya bersama awak media seusai wawancara di depan Lapas Kerobokan.
Dia menerangkan, mitos itu diyakini banyak napi yang pernah mendekam di Lapas Kerobokan. Menurut mitos, setiap napi yang bebas dari lapas seolah-olah ada suara yang memanggilnya dari belakang yang menahan langkah napi keluar.
Hal unik lainnya yang menjadi mitos di dalam penjara yakni pakaian yang digunakan selama ditahan tidak dikenakan lagi. Umumnya napi memilih membakar pakaiannya, ada pula membuangnya ke laut. Dia tak memastikan apakah mitos itu benar atau tidak.
"JRX mohon maaf (bungkam), nanti JRX akan mencari waktu supaya bisa berbicara langsung ke teman media," ungkap Gendo.
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1154 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 494 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 458 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 402 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 370 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung