Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Satpol PP Badung Akui Bingung Tangani Masalah Gepeng
BERITABALI.COM, BADUNG.
Kasatpol PP Badung I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengaku belum menemukan jalan keluar dalam menertibkan gelandangan dan pengemis atau gepeng di wilayah Badung karena sejumlah kendala.
Menurutnya, dalam upaya penanganan tersebut tentu dibutuhkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait yang tidak dapat dilakukan dengan sendiri-sendiri.
"Sampai saat ini memang belum pernah ada jalan keluarnya karena kita tidak dapat kerja sendiri," katanya, Senin, (11/10) di Badung.
Dalam hal ini kendalanya hanya terkait tindak lanjut setelah ditindak. "Akan dibawa atau ditampung dimana mereka setelah itu. Dibawa ke kantor tidak memiliki tempat, jika dibawa ke dinas yang menindak lanjuti harus dilakukan tes Swab terlebih dahulu dan identitas harus jelas," katanya.
"Karena instasi lain jika dilihat pada hari Sabtu dan Minggu mereka (Instansi lain) libur tentu kita sedikit kesusahan akhirnya dibawa kemana mereka," paparnya.
Semisal, kata dia, saat gepeng atau pengemis diciduk pada malam hari tentu akan kebingungan harus ditaruh dimana.
"Untuk pemulangan dapat dikatakan hampir setiap saat kita lakukan. Akan tetapi, kendalanya meskipun telah dipulangkan akan tetapi dua atau tiga hari lagi terkadang mereka kembali," keluh Suryanegara.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4524 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2340 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1046 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun