Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Rusia Pakai Senjata Laser Terbaru Serang Ukraina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Rusia mengatakan menggunakan senjata laser generasi baru untuk invasi di Ukraina untuk membakar drone, Rabu (18/5). Senjata generasi baru itu disebut-sebut lebih canggih dan dengan efek lebih mengerikan daripada senjata laser Peresvet milik Rusia.
"Jika Peresvet membutakan, maka senjata laser generasi baru berujung pada kehancuran fisik target tersebut, kehancuran thermal, mereka terbakar," ujar wakil perdana menteri Rusia yang bertugas dalam pengembangan militer, Yury Borisov, dikutip dari Reuters.
Ketika ditanya apakah senjata itu digunakan di Ukraina, Borisov menjawab: "Iya, prototipe pertama telah digunakan di sana."
Selain itu, Borisov menuturkan nama senjata laser baru tersebut adalah "Zadira."
Borisov juga menerangkan bahwa senjata laser baru ini menggunakan pita elektromagnetik lebar yang dapat menggantikan senjata konvensional.
"Ini bukanlah semacam ide yang eksotis, ini adalah kenyataan," ujar Borisov.
Sebagaimana diberitakan Reuters, senjata laser Zadira tersebut merupakan salah satu bagian program pembuatan senjata berdasarkan prinsip fisik, yang dikenal di Rusia sebagai ONFP.
pada 2018, Presiden Vladimir Putin sempat menyinggung senjata baru Rusia, termasuk rudal balistik antarbenua (ICBM), drone nuklir bawah air, senjata supersonik, dan senjata laser baru.
Putin sempat menyinggung soal senjata laser Peresvet, dinamai dari prajurit biarawan Ortodoks Alexander Peresvet. Ia hidup di abad pertengahan dan tewas dalam pertempuran.
Sementara itu, kemunculan klaim senjata laser baru Rusia menjadi ketertarikan tersendiri bagi China dan Amerika Serikat. Penggunaan senjata laser untuk membutakan, bahkan menghancurkan satelit, merupakan fantasi dari film fiksi.
Namun, negara berkekuatan besar seperti AS, China, dan Rusia telah mengembangkan berbagai macam senjata seperti itu selama bertahun-tahun. Selain bisa menghancurkan drone, senjata laser baru itu kemungkinan bakal memiliki dampak strategis untuk menghalau satelit melacak rudal balistik.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 450 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 352 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 289 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 264 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 238 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar