Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Joged Bumbung Duta Jembrana di Festival Kebudayaan Yogyakarta
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bupati Jembrana I Nengah Tamba meninjau gladi bersih Tari Joged Bumbung yang akan tampil di acara Festival Kebudayaan Yogyakarta Tahun 2022 bertempat di Puri Agung Negara, Senin (19/9/2022).
Festival Kebudayaan Yogyakarta yang akan berlangsung pada tanggal 24 September 2022 mendatang akan menampilkan berbagai atraksi budaya dari berbagai daerah. Dari hal tersebut Pemerintah Kabupaten Jembrana mengirim perwakilan seni Tari Joged Bungbung berpartisipasi meriahkan acara tersebut.
Baca juga:
PKB Perkuat Pakem Tradisi Joged Bumbung
Ditemui usai geladi bersih, Bupati Tamba mengatakan peninjauannya itu bertujuan untuk memastikan kesiapan penampilan Sekaa joged bumbung perwakilan Kabupaten Jembrana dan memastikan seni tari joged bumbung yang akan ditampilkan sesui dengan pakem.
"Dalam rangka Festival Kebudayaan Yogyakarta yang akan berlangsung tanggal 24 September nanti, kita akan tampilkan Seni Tari Joged Bungbung yang sesuai pakem. Ini penting buat kita karena membawa nama baik Kabupaten Jembrana," ucapnya.
Lebih lanjut Bupati Tamba menyampaikan kepada para Sekaa Bumbung yang akan tampil untuk memberikan atraksi yang terbaik mulai dari penabuh dan penarinya.
"Saya ucapkan selamat kepada seke bumbung, silakan tunjukkan bahwa atraksi budaya dari Jembrana tidak kalah dengan atraksi budaya dari kabupaten lain," tegasnya.
Di lain sisi Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan Anak Agung Komang Sapta Negara mengatakan alasan menyiapkan tarian Joged Bungbung untuk berpartisipsi di festival kebudayaan yogyakarta.
"Kita diundang dalam rangka Festival Kebudayaan Yogyakarta, nah kita menyiapkan tarian Joged Bumbung karena Joged Bumbung ini sudah didaftarkan menjadi warisan budaya tak benda," ujarnya.
Pihaknya juga menambahkan pementasan Seni Tari Joged Bumbung nantinya juga dapat menepis pandangan negatif masyarakat terhadap seni tari tersebut.
"Jadi kita juga akan menyampaikan pesan kepada khalayak ramai bahwasanya joged bumbung itu bukan vulgar bukan erotis, inilah joged bungbung yang betul-betul sesui pakem, atraktif dan menghibur," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 896 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 393 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 341 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 317 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 254 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar