Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Brimob Yang Tembak 3 Remaja Bercelurit, Anggota Intel
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Anggota Brimob yang menembak tiga remaja bercelurit di Bogor, Jawa Barat, disebut merupakan anggota intel di kesatuannya. Adapun senjata yang digunakan berjenis HS-9.
"Senjata yang digunakan HS-9 milimeter untuk amunisinya. Kemudian untuk senjata anggota tersebut sebagai anggota intel," kata Komandan Resimen II Pelopor Kedung Halang, Kombes Pol Yustanto Mujiarso, di Mapolresta Bogor Kota, Minggu (16/10), seperti dikutip dari detikcom.
"Jadi ada beberapa anggota intel kita yang ditugaskan di luar (resimen), seperti dalam kondisi malam minggu seperti itu jangan sampai ada benturan anggota di luar, anggota bikin masalah segala macam," tambahnya.
Anggota Brimob itu disebut sudah melaporkan diri ke Provos terkait kejadian tersebut. Yustanto mengatakan anggota Brimob itu sudah memberikan peringatan ketika tiga remaja itu menghampirinya sambil mengacungkan celurit.
"Tadi saya sudah tanya langsung yang bersangkutan (anggota Brimob) kemudian ada Wakapolres, jam 07.00 WIB pagi, yang bersangkutan sudah melaporkan ke Provos," ujarnya.
"Anggota sudah memberi peringatan, 'Hei kamu ngapain?' kemudian yang korban ini (diduga begal) mendatangi anggota tersebut dengan mengacungkan celurit," lanjutnya..
Karena merasa terancam, kata Yustanto, anggota Brimob itu memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali.
"Dikasih tembakan peringatan sekali (tembakan peringatan ketiga) tidak mau berhenti. Dan, ditembak lagi bagian kaki. Cuma, karena sasaran bergerak, akhirnya kena bagian pinggang tembus ke perut," ungkap Yustanto.
Anggota Brimob itu berusaha menghentikan ketiga remaja bercelurit lantaran dianggap meresahkan warga sekitar. Anggota itu pun mengaku sempat diberitahu warga bahwa ketiganya diduga melakukan begal.
"Masyarakat tadi teriak, 'Pak, Pak ada begal, ada begal'. Akhirnya anggota kami berhenti di situ. Saya tanya anggota saya, 'Kenapa kamu kejar?; Anggota saya jawab, 'Mohon izin jangan sampai mereka punya misi di lokasi itu gagal dan mereka begal di tempat lain'. Akhirnya dikejar anggota kami," kata Yustanto.
Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan menjelaskan bahwa penembakan itu berawal ketiga ada tiga remaja yang sedang berkeliling menggunakan satu motor di kawasan Ciparigi. Ketiganya berkeliling sambil mengacungkan celurit sehingga sempat diteriaki begal oleh warga.
Di saat yang bersamaan, lanjut Ferdy, ada anggota Brimob yang melintas dan berpapasan dengan ketiga remaja bercelurit itu.
Dua dari tiga remaja itu disebut turun dari motor dan mengancam anggota Brimob itu dengan celurit, alih-alih menyerahkan diri. Karena mendapat ancaman, anggota Brimob itu memberikan tembakan peringatan.
Anggota Brimob itu disebut langsung berkoordinasi dengan Polsek Bogor Utara. Sedangkan, ketiga remaja bercelurit itu sudah diamankan dan dibawa ke rumah sakit.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 891 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 390 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 341 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 317 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 254 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar