Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Kadis Kesehatan Tabanan Pensiun, Ini Kepala Dinas Yang Akan Menyusul
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pada Rabu, (1/3) Kepala Dinas Kesehatan Tabanan dr I Nyoman Susila memasuki masa purna tugas atau pensiun. Setelahnya, akan ada tiga kepada dinas yang menyusul pensiun. Untuk mengisi kekosongan tersebut, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya telah menunjuk pelaksana tugas.
“Bapak bupati telah menunjuk wakil direktur pelayanan BRSU Tabanan, dr Ida Bagus Surya Wira Andhi sebagai pelaksana tugas,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tabanan I Made Kristiadi Putra, Kamis (2/3).
Untuk tiga kepala dinas lain yang akan menyusul purna tugas adalah, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDa) I Gusti Nyoman Arya Wardana, Kepala Dinas Kesehatan dr I Nyoman Susila, dan kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tabanan I Wayan Sarba.
“Untuk lelang jabatan, masih menunggu instruksi pimpinan,” kata Kristiadi Putra.
Sementara itu, dr I Nyoman Susila di akhir masa jabatannya mengucapkan terima kasih karena sudah diberi kesempatan untuk mengabdi di Tabanan. Sebelumnya, Ia menjabat sebagai Direktur Badan Rumah Sakit Umum Daerah (BRSUD) Tabanan.
“Suksema, telah diberikan kesempatan mengabdi. Sekarang menikmati masa pensiun saja,” ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4536 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2002 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun