Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Karangasem Meningkat 20 Persen
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Tingkat hunian atau okupansi hotel di Karangasem meningkat hingga 20 persen memasuki bulan April dan libur Lebaran tahun 2023 ini.
Kondisi ini menurut Ketua PHRI Karangasem, I Wayan Kariasa tidak lepas dari pengaruh libur Lebaran serta musim kunjungan wisatawan mancanegara yang biasanya mulai berdatangan pada bulan April.
"Libur panjang ini, secara umum berpengaruh luar biasa, sangat bagus utamanya tingkat hunian hotel, kunjungan restoran dan kunjungan objek wisata. Khusus untuk hunian hotel kita meningkat sekitar 15 sampai 20 persen dibanding bulan lalu," ujar Kariasa saat dihubungi, Senin (24/4/2023).
Meski libur lebaran cukup berpengaruh, namun persentase hunian dan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Karangasem masih didominasi oleh wisatawan mancanegara, dengan perbandingan 60 persen wisatawan mancanegara dan 40 persen wisatawan domestik.
"Masih didominasi wisatawan mancanegara, memang wisatawan Eropa biasanya mulai berkunjung pada bulan april ini. Ditambah dengan adanya libur ini juga lumayan berpengaruh terhadap tamu domestik dan tamu lokal yang mengajak keluarga berlibur ke Bali Tumur termasuk kunjungan ke restoran dan objek wisatanya," kata Kariasa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8540 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5894 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3697 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2530 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar