Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Bule Rusia Aniaya Satu Keluarga di Restoran Cepat Saji Jimbaran Berujung Saling Lapor
BERITABALI.COM, BADUNG.
Peristiwa penganiayaan satu keluarga asal Jakarta di sebuah restoran cepat saji di Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali oleh pasangan asal Rusia berbuntut panjang karena kedua pihak sama-sama lapor ke polisi.
"Iya mereka saling lapor," kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi saat dikonfirmasi, Jumat (26/5).
Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan dan dibackup Sat Reskrim Polresta Denpasar masih menyelidiki kasus perkelahian itu.
"Penyidik telah memeriksa lima orang saksi saat kejadian dan memeriksa alat bukti petunjuk berupa rekaman CCTV di lokasi saat kejadian," ujarnya.
Sebelumnya, dua WN Rusia berinisial AI (21) dan seorang perempuan berinisial PV (29) diduga terlibat penganiayaan kepada satu keluarga Warga Negara Indonesia (WNI) di Bali. Peristiwa itu viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi di sebuah restoran cepat saji di Kelurahan Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Senin (22/5) sekitar pukul 17.15 Wita.
"Ini masih penyidikan yang jelas semua (WNA Rusia dan para WNI) akan diperiksa," kata Kapolsek Kuta Selatan Kompol I Nyoman Karang Adi Putra, Rabu (24/5). (sumber: merdeka.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4538 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2351 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2005 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun