Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 5 Oktober 2026
Waspada Potensi Gelombang Laut Tiga Meter di Perairan Nusa Dua
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar Wilayah III Denpasar Cahyo Nugroho meminta nelayan dan wisatawan mewaspadai potensi tinggi gelombang laut hingga tiga meter di perairan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, pada 7-8 Juni 2023.
“Masyarakat diimbau tetap waspada dan hati-hati,” katanya di Denpasar, Selasa, 6 Juni 2023.
Berdasarkan pengamatan BMKG, ketinggian gelombang laut di Nusa Dua, Bali, diperkirakan mencapai hingga dua meter pada 7 Juni dan meningkat pada Kamis, 8 Juni hingga tiga meter.
Perairan Nusa Dua berada di Kabupaten Badung yang merupakan salah satu destinasi wisata bahari dan berbatasan dengan Selat Badung.
Selain di Nusa Dua, wilayah lain yang berpotensi memiliki ketinggian gelombang laut hingga 2-2,5 meter, yakni Kuta di Kabupaten Badung, Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, dan Sanur, Denpasar.
BMKG memperkirakan pada 7-9 Mei 2023, sejumlah perairan di Bali mengalami gelombang tinggi hingga empat meter, yakni di Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, dan Selat Lombok bagian selatan.
Perairan itu merupakan jalur padat penyeberangan Bali-Jawa dan Bali-Lombok serta kawasan wisata bahari, dan Selat Badung merupakan penyeberangan Sanur-Nusa Penida yang ramai dikunjungi wisatawan.
Sedangkan Samudera Hindia selatan Bali, gelombang diperkirakan mencapai hingga enam meter dengan kategori sangat tinggi. Adapun kecepatan angin di sejumlah perairan di Bali diperkirakan hingga 20 knot atau 37 kilometer per jam dari timur-tenggara.
Sementara itu, cuaca umum di Bali diperkirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga lebat yang tidak merata di Bali bagian tengah dan timur. BMKG memperkirakan kondisi itu disebabkan oleh suhu muka laut berkisar 26-30 derajat celsius dan masa udara basah terkonsentrasi di lapisan permukaan hingga lapisan 700 milibar atau 3.000 meter.
Sebelumnya, BMKG menyebutkan fenomena bulan purnama terjadi pada Sabtu, 3 Juni dan perigee pada 6 Juni 2023 yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum pada 7-8 Juni 2023.
Berdasarkan pantauan data level air dan prediksi pasang surut, BMKG memperkirakan rob berpotensi terjadi di sejumlah pantai di wilayah pesisir Bali. (sumber: medcom.id)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1183 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 919 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 519 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 489 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 474 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung