Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Awal Tahun, Kebakaran Hanguskan Dua Pelinggih Pura di Karangasem
BERITABALI.COM, BANGLI.
Dua bangunan pelinggih Pura Dadia Bingin yang berada di Lingkungan Gede, Kelurahan Subagan, Karangasem hangus dilahap si jago merah pada Senin (1/1/2024).
Bangunan pura yang terbakar itu diantaranya adalah bangunan pelinggih Meru Tumpang 3 dan pelinggih gedong sesuhunan. Atas musibah tersebut, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Belum diketahui secara pasti pemicu munculnya api hingga terjadinya musibah kebakaran tersebut mengingat saat kejadian tidak ada saksi di lokasi kejadian.
"Untuk penyebabnya belum bisa diprediksi, karena tidak ada saksi sama sekali yang mengetahui," kata Kanit Reskrim Polsek Karangasem, Iptu. Ida Bagus Putra Manuaba dikonfirmasi wartawan.
Ia mengatakan, pihak kepolisian mendapatkan informasi ini dari warga, dimana waktu itu warga bersangkutan bersangkutan sedang bergotong royong di salah satu rumah warga. Setelah dicek, ternyata benar di lokasi sudah ada petugas pemadam kebakaran bersama warga sedang memadamkan api.
Dari informasi pihak kepolisian, awalnya yang terbakar adalah bangunan Meru tumpang 3, setelah api membesar pelinggih tersebut runtuh dan menimpa bangunan pelinggih gedong sesuhunan di dekatnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4535 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2348 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1998 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun