Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Cuaca Ekstrem, Distribusi dari Mata Air Perumda TAB Terganggu
BERITABALI.COM, TABANAN.
Cuaca ekstrem yang terjadi beberapa hari belakangan ini sedikit tidaknya membuat pelayanan Perumda Tirta Amerta Bhuana (TAB) Tabanan terganggu.
Sejumlah gangguan pun dilaporkan, di antaranya terjadi di wilayah unit Baturiti, dimana terdapat kebocoran pipa transmisi di mata air Tasakan Perean barat yang disebabkan oleh adanya pohon bambu yang tumbang. Gangguan ini pun berdampak pada pelanggan yang ada di Perean barat dan sekitarnya.
“Untuk gangguan ini terjadi pada Kamis (14/3) dan saat itu juga langsung ditangani oleh petugas teknis sehingga pada sore hari pelayanan sudah kembali normal,” ujar Kasubag Humas Perumda TAB I Wayan Agus Suanjaya, Jumat (15/3).
Selanjutnya pompa di mata air Kerobokan, Mekarsari, Baturiti, juga tidak dapat beroperasi secara optimal setelah ada kabel PLN yang tertimpa pohon. “Untuk gangguan ini juga sudah bisa tertangani dan pelayanan sudah kembali normal," ujarnya.
Pada unit Selemadeg, pihaknya juga mendapatkan laporan pada Rabu (15/3) bahwa pompa di mata air Kanciana, Kemetug, Selemadeg Timur tidak dapat beroperasi secara optimal karena ada kabel PLN yang tertimpa pohon tumbang. “Saat ini pelayanan sudah kembali normal,” ujarnya.
Kendatipun pelayanan telah kembali normal, pihaknya tetap mengimbau pelanggan untuk waspada dan senantiasa menampung air. Sebab cuaca ekstrimn diperkirakan masih akan terjadi selama beberapa pekan ke depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4532 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2343 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1990 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1048 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun