Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 30 September 2026
DPRD Tabanan Peringatkan Plt Bupati dan ASN Soal Kampanye
BERITABALI.COM, TABANAN.
DPRD Tabanan mengingatkan Pelaksanan tugas atau Plt Bupati Tabanan dan ASN untuk menjaga netralitas selama hajatan Pilkada.
Hal ini diungkapkan oleh Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Gusti Nyoman Omardani setelah menggelar rapat kerja dengan organisasi perangkat daerah terkait Jumat, (18/10).
Komisi I meminta OPD yang membidangi untuk melakukan pengawasan ketat terhadap ASN. Jika ada pelanggaran terkait keterlibatan ASN, maka akan merugikan pelaksanaan kampanye dan citra Tabanan. Karena selama ini kerawanan Tabanan berada pada zona hijau.
Omardani menegaskan sudah jelas dalam aturan ASN dilarang terlibat kampanye. Apalagi dari informasi yang beredar di media sosial Plt Bupati Tabanan terlihat ikut dalam beberapa kegiatan yang dihadiri salah satu paslon.
Dari pantauannya, foto-foto yang beredar di media sosial menunjukkan kehadiran Plt Bupati bersama salah satu paslon di beberapa lokasi.
"Apakah ini kebetulan atau disengaja. Kalau kebetulan tidak mungkin menghadiri lebih dari satu. Jadi dengan kegiatan tentu akan menimbulkan tendensi negatif bagi pemerintah daerah," ujarnya.
Untuk itu, Omardani meminta agar Protokol Pemerintah dan Bagian Humas lebih cermat dalam memastikan bahwa Plt Bupati atau pejabat lainnya tidak berada dalam satu acara dengan paslon, apalagi dalam konteks kampanye. Hal ini dinilai penting untuk menjaga citra netralitas pemerintah dalam Pilkada 2024.
"Ketidaksengajaan seperti ini tidak mungkin terjadi berulang kali, maka harus lebih diwaspadai agar tidak menimbulkan kesan bahwa pemerintah daerah berpihak kepada salah satu kandidat," ujarnya.
Omardani juga menyoroti peran ASN yang memiliki hak pilih, namun diwajibkan untuk tetap netral dalam pelaksanaan Pilkada. Dia menekankan bahwa ASN tidak diperkenankan ikut serta dalam kegiatan kampanye. Karena kehadiran mereka dapat merugikan kedua belah pihak, baik paslon maupun ASN itu sendiri.
Oleh karena itu, dia meminta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dan Inspektorat Tabanan untuk memperketat pengawasan dan mengambil langkah pencegahan yang lebih tegas.
"Kami minta agar ASN diawasi secara ketat, dan jika ada pelanggaran, BKPSDM serta Inspektorat harus mengambil tindakan preventif yang tegas," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Tabanan
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8561 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5911 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3713 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2540 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar