Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Sheila On 7 Bakal Tampil di Poliponi Bali 2026, Siap Hibur 30 Ribu Penonton
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kabar gembira bagi pecinta musik Tanah Air, khususnya penggemar Sheila On 7. Band legendaris tersebut dipastikan akan tampil dalam ajang Poliponi Bali 2026 yang digelar pada 4 Juli 2026 di Bali United Training Center.
Kepastian ini disampaikan dalam jumpa pers yang digelar pada Kamis (16/4/2026). Kehadiran Sheila On 7 sekaligus menjawab penantian panjang para penggemar, serta menjadi bagian dari upaya menghadirkan konser berkualitas di Bali.
Mengusung tagline “Si Paling Konser”, Poliponi Bali dirancang sebagai pagelaran musik dengan konsep matang, baik dari sisi line-up, kualitas produksi, hingga pengalaman penonton yang diperhatikan secara menyeluruh.
Direktur Operasional Letralive, Radita Kus Hartono, menjelaskan bahwa Poliponi merupakan inisiatif baru yang berangkat dari pengalaman panjang di bidang event dan sound system.
"Letra Life merupakan penyelenggara yang memang berpengalaman di bidang sound system dan event support. Lalu kemudian ada Mas Ari Wulu yang memang sudah malang melintang di dunia kreatif dan pada 2026 ini mencoba merintis atau membuat sebuah IP baru dengan nama Poliponi," katanya.
Ia menambahkan, Bali menjadi lokasi kedua setelah sebelumnya sukses digelar di Malang. "Harapannya, apa yang kita suguhkan ini bisa menjadi salah satu alternatif konser yang diadakan di Bali tahun 2026," katanya.
Lebih lanjut, Radita menegaskan bahwa Poliponi ingin mengembalikan esensi konser sebagai pengalaman utama menikmati musik secara utuh.
"Kami ingin mengembalikan marwah konser seutuhnya, di mana fokus utamanya adalah menyaksikan dan mengingat aksi artis di atas panggung," sebutnya.
Sementara itu, Direktur Kreatif Poliponi Bali, Ari Wulu, menekankan bahwa konsep acara dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi penonton, dengan mengedepankan kualitas audio visual serta kenyamanan lokasi.
"Tagline kami adalah 'Poliponi: Si Paling Konser 2026', sebuah klaim yang menggunakan bahasa anak muda sekarang untuk menunjukkan ikhtiar kami menciptakan ekosistem industri musik yang baik dan benar," ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa nama Poliponi diambil dari konsep harmoni banyak suara, yang mencerminkan kolaborasi dalam industri musik. Lokasi konser dipilih di Bali United Training Center karena dinilai memiliki fasilitas memadai dan akses yang mudah, dengan target kapasitas mencapai sekitar 30.000 penonton.
"Kami ingin menawarkan pemandangan Bali hari ini dengan cara berbeda. Tempat yang bersih, tertata, tetap ada pantainya dengan angin khas Bali, namun tetap profesional," ucapnya.
Baca juga:
Konser 'Bach & Beyond', Pertunjukan Harpsichord Perdana di Bali Dukung Pendidikan Musik Anak
Dukungan terhadap gelaran ini juga datang dari musisi lokal. Deni Surya, drummer Dialog Dini Hari, menilai industri musik Bali saat ini berkembang pesat dan membutuhkan wadah berkualitas seperti Poliponi.
"Mengenai Poliponi, saya melihat konsepnya sangat jelas dan terorganisir, sehingga sangat bisa menopang kreativitas teman-teman musik di Bali. Semoga ini konsisten berlanjut," harapnya.
Sementara itu, manajer Sheila On 7, Adam Subarkah juga mengingatkan pentingnya verifikasi informasi di tengah maraknya kabar palsu terkait konser.
"Memang kita harus sama-sama hati-hati karena informasi sekarang sangat mudah dibuat. Dari sisi internal, kami berupaya mengedukasi melalui teman-teman pendengar resmi, yaitu Sheila Geng," kata dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8535 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5891 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3693 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2527 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar