Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Jembatan Integrated Farming Banyuasri Rp5 Miliar Mulai Dibangun
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pembangunan jembatan penghubung menuju kawasan Integrated Farming Banyuasri, Kabupaten Buleleng, mulai dikerjakan. Jembatan yang membentang di atas Sungai Banyumala tersebut memiliki panjang hampir 30 meter dengan nilai pagu anggaran hampir Rp5 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Perumahan Kawasan Permukiman (PUTR Perkim) Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, mengatakan pekerjaan fisik telah dimulai sejak pekan lalu. Hingga saat ini, progres pembangunan baru mencapai sekitar 5 persen.
“Baru mulai. Progresnya baru sekitar 5 persen. Tapi kita yakin akan selesai tepat waktu karena kita sudah punya strategi,” kata Adipta, Minggu (16/7).
Menurut Adipta, pemerintah menargetkan pembangunan jembatan tersebut rampung pada pertengahan Desember 2026. Sejumlah persiapan telah dilakukan, mulai dari penyiapan medan kerja hingga mendatangkan alat berat ke lokasi.
Pembangunan jembatan diawali dengan pembuatan fondasi pada kedua sisi. Setelah fondasi siap, pekerjaan dilanjutkan dengan pemasangan girder dan komponen jembatan lainnya.
Untuk mempercepat proses pengerjaan, Dinas PUTR Perkim menggunakan metode beton pracetak atau precast. Komponen jembatan akan dipersiapkan terlebih dahulu sehingga pemasangan di lokasi dapat dilakukan lebih cepat.
Adipta mengatakan metode tersebut juga menjadi strategi untuk mengantisipasi potensi gangguan cuaca. Sebab, periode Oktober hingga Desember biasanya memasuki musim dengan curah hujan yang lebih tinggi.
“Walaupun waktunya sampai tengah Desember, dengan teknologi precast kita yakin selesai. Kita antisipasi kendala cuaca, terutama Oktober, November, dan Desember yang biasanya hujan,” jelasnya.
Jembatan tersebut nantinya menjadi akses penghubung menuju kawasan Integrated Farming Banyuasri. Infrastruktur ini diharapkan mendukung konektivitas menuju kawasan yang dikembangkan untuk aktivitas pertanian terpadu.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4554 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2360 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2015 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1620 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1065 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun