Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bos 13 Truk Tersangka Bakar Sopir, Polisi Ungkap Sosoknya Jarang Sosialisasi

Sabtu, 3 Oktober 2026, 20:20 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Bos 13 Truk Tersangka Bakar Sopir, Polisi Ungkap Sosoknya Jarang Sosialisasi.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Polisi mengungkap sosok I Putu CP (37), bos sekaligus pemilik usaha yang menjadi tersangka dalam kasus pembakaran sopir truk, I Gede Selamet (20), di Banjar Dinas Susut, Desa Muncan, Kecamatan Selat, Karangasem.

Dari pendalaman penyidik, tersangka diketahui memiliki sekitar 13 unit truk dan mengelola usaha bengkel mobil. Namun, di tengah aktivitas mengurus usahanya, tersangka disebut relatif jarang bersosialisasi dengan masyarakat maupun lingkungan sekitar.

Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika mengatakan, informasi tersebut menjadi salah satu gambaran yang diperoleh polisi mengenai keseharian tersangka.

“Informasinya pelaku orangnya kurang bersosialisasi dengan masyarakat. Mungkin karena sibuk mengurus pekerjaannya,” kata Santika, Sabtu (2/10/2026).

Menurut Santika, minimnya interaksi dengan lingkungan disebut dapat menjadi salah satu faktor yang memengaruhi cara tersangka menghadapi persoalan. Polisi menyebut tersangka cenderung mengambil keputusan secara singkat ketika menghadapi masalah dan mudah tersulut emosi.

“Mungkin kurang sosialisasi dengan tetangga dan keluarga, sehingga memiliki pikiran-pikiran pendek saat menghadapi permasalahan dan cepat tersulut emosinya,” ujarnya.

Persoalan uang kemudian disebut menjadi pemicu sebelum aksi pembakaran terjadi. Saat kejadian, tersangka disebut tengah terdesak memenuhi kewajiban angsuran sejumlah truk.

Di sisi lain, uang yang disebut sebagai modal usaha belum disetorkan oleh korban kepadanya. Persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi pertengkaran antara tersangka dan korban.

Korban yang saat itu sedang sakit dan beristirahat disebut sempat dipukul dan ditampar oleh tersangka.

Situasi kemudian semakin memanas hingga tersangka menyiramkan pertalite ke tubuh korban dan menyalakan korek api.

Meski demikian, polisi sebelumnya menyatakan belum menemukan indikasi bahwa aksi tersebut sejak awal dirancang sebagai pembunuhan. Berdasarkan pemeriksaan sementara terhadap saksi dan tersangka, niat awal pelaku disebut untuk menakut-nakuti atau mengancam korban.

Namun, tindakan tersebut berujung fatal. I Gede Selamet mengalami luka bakar serius dan menjalani perawatan di RSUP Prof Ngoerah Denpasar.

Setelah beberapa hari mendapatkan penanganan medis, I Gede Selamet akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami