Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID: —


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




AMA Indonesia di Bali: AI Jangan Jadi Alasan Kurangi Tenaga Kerja

Minggu, 4 Oktober 2026, 13:48 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/AMA Indonesia di Bali: AI Jangan Jadi Alasan Kurangi Tenaga Kerja.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mendorong dunia usaha semakin agresif melakukan efisiensi. Namun, efisiensi dinilai tidak semestinya hanya berorientasi pada pengurangan biaya maupun tenaga kerja.

Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) justru menjadi kunci agar transformasi teknologi mampu menciptakan nilai ekonomi dan kekayaan secara berkelanjutan.

Persoalan tersebut menjadi perhatian Asosiasi Manajemen Indonesia (AMA Indonesia) dalam AMA Indonesia Conference 2026 – Executive Business Forum yang digelar di Prime Plaza Hotel Sanur, Bali, Jumat (2/10/2026).

Mengusung tema “From Management to Wealth Creation”, forum tersebut diikuti sekitar 500 peserta dari kalangan profesional, entrepreneur, investor, akademisi hingga pelaku manajemen dari berbagai sektor.

Ketua Umum AMA Indonesia, Dr. Alex Denni, mengatakan Indonesia memiliki sumber daya alam yang besar, mulai dari minyak dan gas, emas, batu bara, tembakau hingga berbagai mineral.

Namun, potensi tersebut dinilai belum sepenuhnya dikelola secara optimal. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kualitas SDM, produktivitas, kecepatan belajar, serta daya saing talenta Indonesia.

Menurut Alex, kondisi tersebut menjadi alasan AMA Indonesia mendorong penguatan SDM, terutama pada sektor-sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Setiap cabang dan badan pengurus cabang AMA di daerah juga didorong menentukan sektor prioritas berdasarkan karakteristik wilayah masing-masing.

Untuk Bali, sektor pariwisata dinilai menjadi salah satu sektor utama yang perlu mendapatkan perhatian. Selain itu, UMKM dan koperasi disebut sebagai sektor yang wajib diperkuat.

AI Harus Diikuti Upskilling dan Reskilling

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat, Alex mengingatkan dunia usaha agar tidak hanya mengejar efisiensi melalui teknologi.

Teknologi yang semakin canggih sekaligus semakin terjangkau membuat perusahaan terus mencari cara kerja yang lebih efisien. Namun, perubahan tersebut harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan tenaga kerja.

Alex mendorong perusahaan melakukan upskilling dan reskilling agar SDM mampu beradaptasi terhadap perubahan teknologi dan tidak tersisih oleh otomatisasi.

“Semua pemilik perusahaan, semua eksekutif perusahaan, kami imbau untuk mengadopsi teknologi, tetapi jangan lupa mempersiapkan SDM-nya dengan melakukan upskilling, reskilling, sehingga lapangan kerja tetap terbuka dan wealth creation bisa kita wujudkan,” katanya.

Menurutnya, keseimbangan antara adopsi teknologi dan pengembangan SDM menjadi bagian penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga menghasilkan nilai baru.

Indonesia Butuh Lompatan Ekonomi

Komisaris Utama dan Komisaris Independen PT Pertamina Hulu Energi, Denny Januar Ali, mengatakan Indonesia membutuhkan lompatan ekonomi untuk menuju negara modern.

Perkembangan era digital dan AI, kata dia, telah membuat banyak aspek di dalam korporasi harus ditata ulang. Kondisi tersebut menuntut para pengelola perusahaan untuk terus memperbarui pengetahuan dan bertukar pengalaman lintas sektor.

“Pertemuan seperti ini setiap tahun itu juga adalah saling meng-update apa yang kita alami di tempat kita masing-masing,” ujarnya.

Forum AMA Indonesia Conference 2026 menghadirkan tujuh tokoh nasional sebagai narasumber. Mereka adalah Prof. Dr. Burhanuddin Abdullah selaku Ketua Dewan Pembina AMA Indonesia, Dr. Alex Denni, value investor Lo Kheng Hong, I Gusti Ngurah Anom atau Ajik Krisna selaku CEO PT Krisna Holding Company, Denny Januar Ali, Fajar Rizky Lucky selaku Direktur Keuangan dan SDM PT Peruri, serta Dr. Eman Sumirat, SE, M.Buss selaku akademisi dan praktisi keuangan dan investasi sekaligus Lecturer SBM ITB.

Penguatan SDM Bali Butuh Kolaborasi

Pengurus AMA Bali Bidang Digital Experience, Dr. A A Ngurah Bagus Aristayudha, mengatakan pengembangan SDM tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah.

Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, BUMN, organisasi dan perguruan tinggi diperlukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pengembangan kompetensi.

Kolaborasi lintas sektor tersebut dinilai semakin penting di tengah perubahan kebutuhan kompetensi akibat perkembangan teknologi digital dan AI.

AMA Berikan Penghargaan

Dalam forum tersebut, AMA Indonesia juga memberikan sejumlah penghargaan kepada sejumlah organisasi dan institusi di Bali.

AMA Business & Professional Collaboration Appreciation 2026 diberikan kepada KADIN Badung-Bali, IHGMA Bali, REI Bali, JCI Bali, HIPMI Denpasar, HIPMI Badung, serta Ikatan Konsultan Pajak Indonesia Pengda Bali Nusra-Cabang Denpasar.

Sementara itu, AMA Penghargaan Pengembangan Pendidikan & SDM 2026 diberikan kepada Universitas Udayana, Universitas Warmadewa, Universitas Triatma Mulya, Universitas Bali Internasional, Universitas Dhyana Pura dan STIKES Bina Usada. Adapun Penghargaan Kepemimpinan & Pengembangan SDM AMA 2026 diberikan kepada Dr. Drs. I Nyoman Gede Astina, M.Pd., CHT., CHA.

Forum tersebut sekaligus menjadi bagian dari agenda nasional AMA Indonesia dan pelaksanaan Rakornas AMA Indonesia di Bali. Melalui tema “From Management to Wealth Creation”, AMA Indonesia menegaskan bahwa manajemen tidak cukup hanya menghasilkan efisiensi.

Transformasi teknologi perlu berjalan beriringan dengan penguatan SDM, peningkatan produktivitas dan penciptaan nilai. Dengan demikian, perkembangan teknologi tidak justru mempersempit lapangan kerja, tetapi dapat menjadi pengungkit kekayaan dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami