Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Akibat Covid-19, Manajer Operasional Villa Banting Setir Jualan Loloh
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Made Karda merupakan seorang Manajer Operasional Villa and Restoran Bebek Tepi Sawah Ubud, Gianyar. Pria lajang asal Gunaksa, Klungkung ini memiliki jualan Loloh (jamu) kunyit untuk mengisi waktu kosong pasca penghentian sementara aktivitas di tempat bekerja akibat pandemi Covid-19.
[pilihan-redaksi]
"Sebenarnya ini hanya mengisi waktu kosong. Awalnya coba-coba buat loloh dari panen kunyit di rumah. Saat di posting di media sosial banyak respon positif, banyak yang pesan dan ada yang bilang ini recommended untuk di jual," kata pria yang akrab di panggil Karda Baguz saat dikonfirmasi pada Rabu (6/5) sore di Denpasar.
Karda mengakui memproduksi loloh kunyit di rumahnya di Denpasar. Loloh tersebut dikemas dalam botol ukuran 300 ml dengan harga Rp. 5000 per botol.
"Ini hanya memanfaatkan kunyit yang ada di rumah dan juga membantu teman-teman menjaga kesehatan," ujar Karda.
Menurut Karda, apa yang dilakukan merupakan bagian dari tetap menjaga kreativitas. Apalagi semenjaga pandemi Covid-19 seluruh kegiatan di tempat bekerja di hentikan.
"Paling datang ke tempat kerja hanya untuk bersih-bersih. Itu pun berganti dengan teman," tutur Karda.

Karda berharap pandemi Covid-19 segera berakhir sehingga para pekerja pariwisata seperti dirinya dapat kembali bekerja. Selain itu, Karda juga berharap industri pariwisata Bali kembali bangkit pasca Covid-19.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8483 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5830 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3654 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2483 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar