Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Banyak Masalah, Direksi Perumda Pasar Arga Nayottama Buleleng Diberhentikan

Jumat, 17 April 2026, 13:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Banyak Masalah, Direksi Perumda Pasar Arga Nayottama Buleleng Diberhentikan.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Bupati Buleleng resmi memberhentikan seluruh jajaran direksi Perumda Pasar Arga Nayottama per 16 April 2026. Keputusan ini diambil setelah melalui proses evaluasi panjang sejak September 2025.

Adapun direksi yang diberhentikan yakni Direktur Utama I Putu Suardhana, Direktur Operasional Kadek Juli Suardana, serta Direktur Keuangan Mega Esti Roh Ani.

Dikonfirmasi Jumat (17/4), Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya penyelamatan perusahaan daerah dari berbagai persoalan internal yang dinilai sudah tidak dapat diperbaiki melalui pembinaan.

“Evaluasi sudah kami lakukan sejak September hingga sekarang. Dewan pengawas juga sudah melakukan pembinaan selama enam bulan, tapi hasilnya belum optimal,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, salah satu persoalan utama adalah disharmoni di internal direksi yang berdampak langsung pada kinerja perusahaan. Selain itu, ditemukan pula pelanggaran yang bersifat sistematis, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, tata kelola keuangan, hingga etika kepemimpinan.

“Yang pertama disharmoni direksi, ini sangat mengganggu. Kemudian ada pelanggaran sistematis terkait SDM, keuangan, dan etika. Kalau ini dipertahankan justru akan merusak kinerja Perumda,” tegasnya.

Menurut Sutjidra, keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Inspektorat serta Kejaksaan yang sebelumnya melakukan pemeriksaan terhadap Perumda Pasar Arga Nayottama.

“Ada pemeriksaan dari inspektorat dan kejaksaan. Dari temuan-temuan itu kami simpulkan Perumda ini harus diselamatkan,” imbuhnya.

Terkait dugaan korupsi, Sutjidra tidak menampik adanya indikasi. Namun ia menegaskan bahwa proses tersebut masih dalam tahap pemeriksaan sehingga belum dapat dijelaskan lebih rinci. “Ada indikasi, tapi masih berproses. Nanti kita lihat hasilnya,” katanya.

Untuk menjaga operasional perusahaan tetap berjalan, pengelolaan Perumda Pasar Arga Nayottama sementara diambil alih oleh dewan pengawas. Pemerintah daerah juga akan segera membuka seleksi direksi baru dalam waktu dekat.

“Seleksi akan segera dilakukan secara tebuka,” jelasnya.

Dari sisi kinerja, Sutjidra mengakui terjadi penurunan laba meski secara umum kondisi keuangan perusahaan masih tergolong baik. Saat ini, proses audit terhadap utang-piutang masih berlangsung guna mengetahui penyebab penurunan tersebut.

Ke depan, Pemkab Buleleng menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap seluruh perusahaan daerah agar mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Tidak hanya PD pasar, perusahaan daerah lain seperti PDAM dan Swatantra juga kami evaluasi terus. Agar kedepan perusahaan daerah ini bisa secara maksimal menyumbang PAD,” tandasnya.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/rat



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami