Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 1 Mei 2026
Banyak Masalah, Direksi Perumda Pasar Arga Nayottama Buleleng Diberhentikan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bupati Buleleng resmi memberhentikan seluruh jajaran direksi Perumda Pasar Arga Nayottama per 16 April 2026. Keputusan ini diambil setelah melalui proses evaluasi panjang sejak September 2025.
Adapun direksi yang diberhentikan yakni Direktur Utama I Putu Suardhana, Direktur Operasional Kadek Juli Suardana, serta Direktur Keuangan Mega Esti Roh Ani.
Dikonfirmasi Jumat (17/4), Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan upaya penyelamatan perusahaan daerah dari berbagai persoalan internal yang dinilai sudah tidak dapat diperbaiki melalui pembinaan.
“Evaluasi sudah kami lakukan sejak September hingga sekarang. Dewan pengawas juga sudah melakukan pembinaan selama enam bulan, tapi hasilnya belum optimal,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, salah satu persoalan utama adalah disharmoni di internal direksi yang berdampak langsung pada kinerja perusahaan. Selain itu, ditemukan pula pelanggaran yang bersifat sistematis, mulai dari pengelolaan sumber daya manusia, tata kelola keuangan, hingga etika kepemimpinan.
“Yang pertama disharmoni direksi, ini sangat mengganggu. Kemudian ada pelanggaran sistematis terkait SDM, keuangan, dan etika. Kalau ini dipertahankan justru akan merusak kinerja Perumda,” tegasnya.
Menurut Sutjidra, keputusan tersebut tidak diambil secara sepihak. Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Inspektorat serta Kejaksaan yang sebelumnya melakukan pemeriksaan terhadap Perumda Pasar Arga Nayottama.
“Ada pemeriksaan dari inspektorat dan kejaksaan. Dari temuan-temuan itu kami simpulkan Perumda ini harus diselamatkan,” imbuhnya.
Terkait dugaan korupsi, Sutjidra tidak menampik adanya indikasi. Namun ia menegaskan bahwa proses tersebut masih dalam tahap pemeriksaan sehingga belum dapat dijelaskan lebih rinci. “Ada indikasi, tapi masih berproses. Nanti kita lihat hasilnya,” katanya.
Untuk menjaga operasional perusahaan tetap berjalan, pengelolaan Perumda Pasar Arga Nayottama sementara diambil alih oleh dewan pengawas. Pemerintah daerah juga akan segera membuka seleksi direksi baru dalam waktu dekat.
“Seleksi akan segera dilakukan secara tebuka,” jelasnya.
Dari sisi kinerja, Sutjidra mengakui terjadi penurunan laba meski secara umum kondisi keuangan perusahaan masih tergolong baik. Saat ini, proses audit terhadap utang-piutang masih berlangsung guna mengetahui penyebab penurunan tersebut.
Ke depan, Pemkab Buleleng menegaskan akan terus melakukan evaluasi terhadap seluruh perusahaan daerah agar mampu memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Tidak hanya PD pasar, perusahaan daerah lain seperti PDAM dan Swatantra juga kami evaluasi terus. Agar kedepan perusahaan daerah ini bisa secara maksimal menyumbang PAD,” tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang