Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Desa Adat Sesetan Terapkan Pembatasan Jumlah Krama ke Pura
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari Raya Galungan yang jatuh pada Rabu (16/9) di tengah tingginya jumlah kasus Covid-19 di Kota Denpasar membuat pelaksanaan persembahyangan krama (warga) desa adat tetap dilakukan namun dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Seperti salah satunya, dilakukan di Desa Adat Sesetan.
Bendesa Adat Sesetan Made Widra mengatakan selain tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dan disiplin ke krama desa adat yang hendak melakukan persembahyangan. Teknisnya jumlah krama yang keluar dan masuk ke areal Pura diatur secara bertahap. Hal ini, menurutnya, sebagai salah satu upaya mengurangi dan menekan jumlah penyebaran virus Covid-19 di Desa Adat setempat.
"Dalam kondisi seperti ini (Pandemi Covid-19), krama Desa disini (Desa Adat Sesetan) telah menerapkan dengan baik dan disiplin protokol tersebut," ujarnya.
"Kapasitas di dalam Pura tetap diperhatikan juga, karena jumlah krama desa bisa mencapai ratusan orang, jadi dilakukan pembatasan sembahyangnya," katanya.
Selain itu Widra menambahkan, pengaturan jarak dalam setiap pelaksanaan kegiatan di Desa adat tetap dilakukan secara disiplin oleh krama desa adat.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8476 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5827 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3651 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2480 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar