Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dusun Babung Krisis Air Bersih

Dawan

Kamis, 7 Agustus 2008, 16:14 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.

Kesulitan air bersih di Dusun Babung, Desa Gunaksa, Dawan, Klungkung, merupakan pemandangan sehari-hari yang dialami masyarakat dusun ini. Setiap harinya, masyarakat di dusun ini berjalan kaki sejauh 3 kilometer ke Sungai Ketapang, untuk memperoleh air bersih yang digunakan untuk mandi dan memasak.



Saat ini memang terdapat pipa sambungan dan bak penampung air dari swadaya masyarakat tahun 1987. Awalnya, fasilitas swadaya ini digunakan 80 kepala keluarga.

Dalam perkembangannya, fasilitas itu kini digunakan oleh 153 KK dan sudah terasa sangat kurang.

Untuk menunggu penuh satu ember saja, butuh waktu sekitar 20 sampai 30 menit, tetes demi tetes air. Antrean panjang menunggu giliran mendapat air terkadang diwarnai percekcokan antar warga.

Kepala Dusun Babung, Wayan Danu, mengatakan sudah lelah mengusulkan masalah air bersih ini ke pejabat maupun dewan.



”Bahkan Mangku pastika pernah "medarma suaka" (bersilaturahmi) kesini (ke babung), dan dijanjikan fasilitas air bersih ini,” keluh Nyoman Danu.



Saat ini, kata Wayan, bagi keluarga yang mampu membeli air satu tangki seharga Rp 115.000. Sementara kalau membeli air satu ember ke tetangga harus membayar Rp 1.500.

Sementara itu, pipa PDAM yang ditanam pertengahan tahun 2007 dan dijanjikan selesai Desember 2007, sampai saat ini tidak pernah mengalirkan air. Sebayak 5 warga yang sudah mendapat sambungan saluran air sangat kecewa dengan kondisi yang dialaminya.

“Kami tidak akan pernah mau membayar, ngapain membeli angin dan kalau meteran PAM itu dicabut, biar saja,” keluh Wayan Sudiasa, salah seorang warga dusun Babung. (igs)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami