Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 27 September 2026
Maknai Kata Kacung, Jerinx: Saya di Rumah Kacungnya Istri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Penggebuk drum Superman Is Dead, I Gede Ari Astina alias Jerinx SID, menjalani 13 pertanyaan penyidik Ditreskrimsus Polda Bali. Ia mengatakan bahwa kata 'Kacung' yang diunggahnya di instagram miliknya bukan untuk menjatuhkan profesi dokter.
[pilihan-redaksi]
Jerinx mengatakan dirinya tidak ada menuduh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sebagai organisasi korup atau organisasi pembohong atau licik atau istilahnya kasar.
"Persepsi saya pribadi kata kacung itu sebenarnya tidak rendah. Maksud saya kacung itu ya pelayanan. Bisa dilihat di Kamus Besar Bahasa Indonesia," ungkapnya didampingi Kuasa Hukum Wayan Gendo Suardana kepada sejumlah awak media di Kantor Ditreskrimsus Polda Bali, Kamis (6/8/2020).
Terlebih, kata Kacung ini juga biasa dialamatkan kepada dirinya sendiri. Apalagi saat berada di rumah, dia bahkan sering disuruh-suruh oleh istrinya sendiri.
"Kalau saya di rumah ya sering disuruh suruh sama istri, saya di rumah kacungnya istri saya. Kalau ada yang bilang woi jerinx kamu kacungnya istri saya, ya bener emang kenapa?," ujar suami Nora Alexandra ini.
Menurutnya lagi, Kacung bukanlah budak belian yang notabene lebih rendah lagi. Budak belian sendiri penuh dengan persepsi tidak punya merdeka atas dirinya. "Makanya Jerinx tidak menggunakan diksi budak belian. Kalau saya dibilang kacung biasa-biasa saja," timpal Gendo.
Aktivis lingkungan ini kembali menjelaskan, apa yang dipostingnya di instagram pribadinya adalah untuk mengkritik kebijakan dokter atau tenaga kesehatan yang memberlakukan rapid tes sebagai syarat administrasi, pekerjaan dan syarat layanan kesehatan. Bukan sebagai tindak rasa kebencian terhadap profesi para dokter dan medis.
Dalam kritikannya, ia berharap IDI satu satunya organisasi profesi kedokteran di Indonesia dan diakui Undang-Undang, bisa menjawab postingannya tersebut. Sebab, IDI memiliki kekuatan penuh untuk mengubah kebijakan yang lebih baik.
"Tadi ada sekitar 13 pertanyaan. Kami sudah jelaskan ke penyidik dan pada intinya kami mengutamakan mediasi karena ini masalahnya persepsi. Persepi jerinx adalah mengkritik, mungkin persepsi IDI adalah merasa dihina sehingga ini perlu didiskusikan lagi. Alatnya adalah mediasi atau rekonsiliasi. Tergantung nanti pihak IDI seperti apa," tegas Gendo lagi.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8478 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5828 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3653 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2482 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar