Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 28 September 2026
Pembeli Menurun di Masa pandemi, Penjual Sate Babi Tetap Melakoni
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pedagang sate babi di salah satu sudut Kota Denpasar kian mengeluh di masa pandemi.
Bagaimana tidak, seperti salah satu pedagang yang menggelar dagangan di pingir jalan Kapten Mudita, Denpasar Sang Ayu. Saat ditemui belum lama ini, ia mengaku jumlah pembeli sudah sangat sepi. Menurut ibu yang tingal di Kayumas Kelod, Denpasar mengatakan, sebelum adanya Covid-19 mampu menjual 2 kilo lebih tusuk sate Babi per hari.
Akan tetapi, saat ini menjual 2 kilo tusuk sate saja sudah sulit sekali bahkan terkadang bisa sisa.
"Sepi sekarang, kurang lebih 100 ribuan per hari saja bisa masuk dan bisa kurang dari itu. Jadi tidak menentu hasil jualannya", jelasnya.
Jika dilihat sebelum adanya pandemi, peminat menu khas cita rasa tradisional ini sangat diminati. Dia mengatakan, tentu kondisi ini berimbas pada pendapatannya.
Senada, Ketut Sudarmini asal Desa Bakas, Banjarangkan, Klungkung yang tinggal di seputaran Batu Yang menyebutkan, memang sangat menurun minat para pembeli saat ini. Meskipun sepi, akan tetapi dirinya mengatakan demi menyambung hidup tetap harus dilakoni saja.
"Meskipun sepi, ya tetap berjualan saja," tutupnya.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8505 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5849 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3667 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2496 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar