Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Prabowo Urutan Pertama Paparkan Visi-Misi di Debat Pilpres Terakhir
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan calon presiden (capres) nomor urut 02, Prabowo Subianto mendapat giliran pertama untuk memaparkan visi-misinya pada debat Pilpres terakhir, Minggu (4/2).
Komisioner KPU August Mellaz menyatakan urutan itu ditetapkan dengan sistem bergilir atau rotasi. Pada debat sebelumnya, paslon yang mendapat urutan pertama adalah paslon nomor urut 01.
"Kalau yang terakhir debat keempat kemarin kan dari Paslon nomor urut 1 jadi nanti akan dimulai dari Paslon nomor urut 2,;dalam hal ini calon presiden ya dari paslon nomor urut 2 pak Prabowo Subianto," Mellaz di Kantor KPU RI, Jakarta, Rabu (31/1).
Mellaz menyatakan posisi duduk akan diurutkan sesuai dengan nomor urut paslon.
"Ya kalau itu nanti ada rotasinya, itu sesuai jadi nanti posisinya kalau yang debat kelima berurutan lagi, 1,2,3. Kemudian nanti siapa yang akan memulai duluan akan ditentukan berdasarkan skema rotasi yang sejak dilakukan debat pertama," ujarnya.
Tema besar dalam debat terakhir yakni kesejahteraan sosial, pembangunan SDM, dan inklusi. Subtemanya meliputi pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, kesejahteraan sosial, dan inklusi.
Debat akan dipandu oleh pembawa berita dari TvOne, Andromeda Mercury dan Dwi Anggia.
"Media penyelenggara debat kelima akan diselenggarakan oleh TvOne, ANTV, dan NET TV," ungkapnya.
KPU juga telah mengumumkan 12 panelis yang sudah dikonfirmasi dan menyatakan kesediaannya untuk terlibat menyusun pertanyaan debat. Mereka adalah:
1. Aminuddin Syam
- Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin
- Ketua Umum perhimpunan sarjana dan profesional kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi) Periode 2022-2026
2. Asep Saepudin Jahar
- Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta 2023-2027
3. Bahruddin
- Inisiator Komunitas Belajar Qaryah Thayyibah dan Anggota Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Dasar dan Menengah (BAN POM).
4. Damar Juniarto
- Akademisi di UPN Veteran Jakarta
- Pendiri PIKAT Demokrasi dan Penasihat Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFEnet)
5. Emiritus PM Laksono
- Guru Besar Antropolog, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Gadjah Mada
6 Imam Prasodjo
- Sosiolog Universitas Indonesia.
7. Onno Widodo Purbo
- Ahli Teknologi Informasi/Wakil Rektor institut Teknologi Tangerang Selatan
8. Dra. Reni Kusumowardhani
- Psikolog
- Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).
9 Timboel Siregar
- Sekretaris Jenderal Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI).
- Koordinator Advokasi BPIS Watch.
10 Tolhas Damanik
- Penasihat Hak Disabilitas pada General Election Network for Disability Access (AGENDA)
- Aktivis Disabilitas.
11. Drs. Tukiman Tarunasayoga
- Dosen Pascasarjana Program Penyuluhan Pembangunan Universitas Sebelas Maret Surakarta
- Dosen Program Doktor Ilmu Lingkungan Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
12. Prof. Vina Adriany
- Guru Besar di bidang PAUD dan Gender, Universitas Pendidikan Indonesia.
(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1499 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1130 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 978 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 866 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik