Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Ngecer Togel, Ableh Dibekuk
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Pemberantas judi jenis togel agaknya baru serius dilakukan di tingkat pengecer saja alias pengedar togel kelas teri. Sementara yang kakap belum disentuh. Kamis (14/2), seorang pengecer togel , I Wayan Eka Pinata alias Ableh (19) asal Dusun Tebolang, Sidemen, dibekuk di rumahnya lantaran terbukti menjual togel.
Penangkapan Ableh berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan tersangka menjual togel. Berbekal informasi itu, petugas Polsektif Sidemen bergerak ke lokasi untuk memastikan kebenarannya.
Tanpa menunjukkan perlawanan tersangka langsung digerebeg di rumahnya, tempat ia melakukan transaksi jual beli kupon putih tersebut.
Selain menangkap Ableh, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti diantaranya sebuah HP, 1 buah pulpen, 3 lembar kertas rekapan, dan uang hasil penjualan kupon sebanyak Rp. 103.000.
Pahumas Polres Karangasem, Kompol I Wayan Soerdjana saat dikonfirmasi seijin Kapolres Karangasem, Kamis (14/2) membenarkan telah melakukan penangkapan terhadap Ableh.
“Setelah mendapatkan informasi dari masyarakat, petugas langsung bergerak dan hasilnya memang benar, Ableh terbukti menjual togel. Saat itu juga tersangka langsung dibawa ke Mapolsek Sidemen “ tandas Pahumas.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4535 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2348 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1998 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1609 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1050 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun