Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Pembunuh Astuti Diringkus di Banyuwangi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tabir tewasnya Fajar Astuti (31) terbongkar. Korban asal Tabanan yang tewas di Hotel Griya Taman Sari, Jalan Cargo, Denpasar, Selasa (29/2), lalu, ternyata dibunuh dengan cara totok darah. Pelakunya Ngurah Agung Kusnadi (35) asal Tabanan.
Tersangka Ngurah Agung Kusnadi ditangkap jajaran Poltabes Denpasar di wilayah Banyuwangi, Jatim, dua hari lalu.
Berdasar keterangan tersangka yang bernama Ngurah Agung Kusnadi (35), asal Tabanan. Korban dibunuh dengan menggunakan ilmu totok darah. "Tersangka memang dikenal sebagai tukang pijat dan totok, " demikian kata sumber.
Sumber mengatakan, saat ditangkap awalnya tersangka tidak mau mengaku.
Tapi setelah dicecar beberapa pertanyaan berikut keterangan saksi-saksi, akhirnya dia ketakutan dan mengakui perbuatannya. Motif pembunuhan, menurut tersangka, hanyalah untuk menguasai harta korban. Tapi, tersangka belum mengaku apakah niatnya menguras harta korban senilai Rp 100 juta yang baru ditarik dari Bank.
Dugaan demi dugaan pun akhirnya ditelusuri petugas. Sampai akhirnya didapat nama spesialis tukang totok darah yang memang sengaja dipanggil korban untuk menyembuhkan rasa pegal-pegal dibadannya.
Sumber mengatakan, ada saksi melihat tersangka masuk ke kamar dan pergi sekitar pukul 06.30 Wita,Keterangan saksi inilah yang dijadikan polisi untuk menangkap tersangka di Banyuwangi. Menurut tersangka, usai menghabisi nyawa korban, yang saat itu ditemani anaknya berusia 8 bulan, tersangka kabur ke Banyuwangi.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 297 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 290 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang