Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 4 November 2026
Arjaya: Pemerintah Indonesia Harus Aktif
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pencabutan travel warning mempunyai arti yang penting bagi pariwisata Bali. Belum lagi hingga kini 3 negara tercatat masih belum mencabut travel warningnya. Ketiga Negara tersebut yaitu Amerika, Inggris dan Australia. Sejak Tragedi Bom Bali 12 Oktober 2002 hingga kini ke-3 negara tersebut belum mencabut travel warningnya, walaupun warga Negara ketiga Negara tersebut tetap datang ke Bali untuk berwisata.
Ketua Komisi I DPRD Bali Made Arjaya pada keterangannya di Denpasar, Selasa 8/4 menyatakan seharusnya pemerintah Indonesia bisa lebih aktif melakukan pendekatan kepada pemerintah Australia untuk mencabut travel warning. Menurut Arjaya masalah travel warning adalah masalah lobi-lobi politik. Apalagi saat ini Perdana menteri Australia lebih responsive. Arjaya menegaskan masalah travel warning merupakan masalah G to G.
“Pada dasarnya pemerintah Australia juga sudah mengetahui kondisi keamanan Bali telah kondusif melalui dubes maupun konsulnya yang ada di Indonesia, jadi tinggal pendekatan pemerintah,” kata Arjaya.Arjaya menambahkan pencabutan travel warning oleh Australia mempunyai arti penting bagi pariwisata Bali. Kunjungan wisatawan Australia akan meningkat tajam datang ke Bali. "Program visit Indonesia Years 2008 tidak akan ada artinya jika Australia dan negara-negara lainnya masih memberlakukan travel warning,” tegas Arjaya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 452 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan