Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Selebaran
Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Cagub Bali dari Koalisi Kebangkitan Bali, I Gede Winasa terus saja menjadi "sasaran tembak" lawan-lawan politiknya. Setelah dukungan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dijadikan komoditi 'black campaign', kali ini hal yang sama dilakukan melalui penyebaran selebaran bertuliskan 'Winasa Maling Teriak Maling' di sekitar pelabuhan Gilimanuk.
Seperti disampaikan I Putu Agus Swastika, Ketua LSM Koalisi Bali Harmoni (KBH), Jumat (13/6), relawannya menemukan selebaran tersebut yang diedarkan oleh kelompok yang tidak dikenal.
Kendatipun demikian, Agus memastikan selebaran tersebut diedarkan oleh lawan politik Winasa.
"Saya yakin yang mengedarkan selebaran itu adalah lawan-lawan poilitik kita," ujarnya.
Sebenarnya, lanjut Agus, 'black campaign' terhadap pasangan Win-Ap tidak hanya melalui hal itu saja, namun sering dilakukan melalui pertemuan warga lawan politiknya yang diselipi dengan muatan black campaign.
"Lawan politik kita seringkali mempertanyakan dimensi keadilan dalam pembebasan biaya pendidikan dan kesehatan," jelas Agus.
Menurut Agus, lawan politik Winasa seringkali menuding dua kebijakan tersebut akan memperlebar jurang antara yang miskin dengan yang kaya.
"Padahal Winasa hanya berupaya memenuhi amanat konstitusi yang menyatakan pendidikan dasar dan kesehatan itu adalah hak rakyat. Jadi yang namanya hak baik kaya maupun miskin kan harus menikmati hak yang sama. Bukan malah membuat jurang itu," tegasnya. (dey)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1967 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun