Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Perundingan Larangan Perdagangan B3 Terancam Deadlock

Nusa Dua

Rabu, 25 Juni 2008, 17:24 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Perundingan pembahasan larangan ekspor-impor limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dalam Konferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah B3 (Konvensi Basel Ke-9) berjalan alot.

Memasuki pertemuan hari ketiga, pembahasan larangan ekspor-impor (perdagangan, red) limbah B3 dalam bayang-bayang deadlock (tanpa kesepakatan, red).

Sekretaris Delegasi Indonesia Emma Rachmawaty dalam keteranganya di Nusa Dua, Rabu (25/6) menyatakan kondisi tersebut terjadi karena Negara-negara maju penghasil limbah B3 terbesar seperti Kanada, jepang dan Amerika ngotot menolak larangan ekspor-impor limbah B3.

Emma menyebutkan Negara-negara tersebut mencoba menjegal penetapan keputusan larangan perdagangan limbah B3 dengan menginterprestasikan aturan hukum pengambilan keputusan.

“Negara-negara maju mencoba menginterprestasikan atau menterjemahkan aturan hukum secara berbeda untuk menggagalkan persetujuan penetapan larangan mutlak ekspor-impor limbah,” kata Emma Rachmawaty.

Emma memaparkan dari 170 negara peserta konferensi, hingga saat ini baru hanya 63 negara yang menyatakan dukungannya terhadap pemberlakukan larangan ekspor-impor limbah B3. Pada dasarnya pengambilan keputusan penetapan baru bisa dilakukan jika mendapat dukungan dari sekitar 140 negara. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami