Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Perundingan Larangan Perdagangan B3 Terancam Deadlock
Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Perundingan pembahasan larangan ekspor-impor limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) dalam Konferensi Antar Bangsa Pengelolaan Limbah B3 (Konvensi Basel Ke-9) berjalan alot.
Memasuki pertemuan hari ketiga, pembahasan larangan ekspor-impor (perdagangan, red) limbah B3 dalam bayang-bayang deadlock (tanpa kesepakatan, red).
Sekretaris Delegasi Indonesia Emma Rachmawaty dalam keteranganya di Nusa Dua, Rabu (25/6) menyatakan kondisi tersebut terjadi karena Negara-negara maju penghasil limbah B3 terbesar seperti Kanada, jepang dan Amerika ngotot menolak larangan ekspor-impor limbah B3.
Emma menyebutkan Negara-negara tersebut mencoba menjegal penetapan keputusan larangan perdagangan limbah B3 dengan menginterprestasikan aturan hukum pengambilan keputusan.
“Negara-negara maju mencoba menginterprestasikan atau menterjemahkan aturan hukum secara berbeda untuk menggagalkan persetujuan penetapan larangan mutlak ekspor-impor limbah,” kata Emma Rachmawaty.
Emma memaparkan dari 170 negara peserta konferensi, hingga saat ini baru hanya 63 negara yang menyatakan dukungannya terhadap pemberlakukan larangan ekspor-impor limbah B3. Pada dasarnya pengambilan keputusan penetapan baru bisa dilakukan jika mendapat dukungan dari sekitar 140 negara. (mlt)
Reporter: -
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 322 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 316 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang