Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Oknum Tersangka Polwan Itu Bakal Dipecat
Renon
Jumat, 4 Juli 2008,
21:04 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Bripka Nyoman Sunadi (48) yang terjerat dalam kasus penggelapan mobil bersama dua tersangka lainnya yakni, Surito (51) dan Ida Ayu Candra, bakal dipecat secara tidak hormat. Apabila, vonis pidana yang disangkakan kepadanya diatas hukuman 5 Bulan penjara.
Itu dikatakan Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah kepada wartawan, Jumat (4/7) di lapangan Puputan Renon, usai gelar pasukan pengamanan Pemilihan Gubernur (Pilgub).
Menurut mantan Dansat Brimobda Polda Bali ini, secara internal kepolisian, kasus yang dialami tersangka Bripka Sunadi anggota Samapta Polres Badung, telah diserahkan kepada penyidik Provost (P3D).
Nantinya, akan diselidiki secara mendalam, apa latar belakang tersangka, melakukan tindak pidana yang mencoreng nama baik korps kepolisian.
-uDia sudah ditempatkan di sel khusus di Porvos Polres Badung. Masih diperiksa,- jelas Kapolres.
Dikatakannya, untuk sementara ini, pihak kepolisian Polres Badung menyerahkan sepenuhnya kepada Pengadilan Negeri.
Dengan satu alasan, apabila nantinya vonis Pengadilan Negeri memutuskan tersangka dikenakan penjara di atas lima bulan penjara, tersangka akan dikenakan sanksi tegas secara internal.
-uBisa dipecat secara tidak hormat sebagai anggota Polri. Itu sudah sesuai dengan perbuatannya. Barang siapa yang melakukan tindak pidana, termasuk anggota Polri, akan ditindak tegas sesuai perbuatannya,- ucapnya tegas.
Untuk kasus ini, ujar Kapolres, jumlah tersangka masih sama seperti terdahulu, yakni tiga tersangka. Begitu pula dengan barang bukti, berjumlah tiga mobil jenis Avanza.
Meski demikian, pengembangan kasus penggelapan yang dilaporkan oleh korbannya, Suparsa karma Mengwi, masih terus diproses.
Tiga pelaku penggelapan mobil, 26 Juni lalu, ditangkap satuan reskrim Polres Badung. Seorang diantaranya oknum Polisi yang bertugas di Polres Badung.
Ketiga tersangka resmi menjadi tersangka, setelah terbukti menggelapkan 3 mobil milik Suparsa, jenis Toyota Avanza yakni DK 1227 Y, DK 1031 QN dan DK 1527 QJ.
Per unit mobil disewa seharga Rp 3 juta per bulan, akan tetapi, tiga tersangka menggadai seharga Rp 21 juta hingga Rp 25 juta. (Spy)
Itu dikatakan Kapolres Badung AKBP Ahmad Subarkah kepada wartawan, Jumat (4/7) di lapangan Puputan Renon, usai gelar pasukan pengamanan Pemilihan Gubernur (Pilgub).
Menurut mantan Dansat Brimobda Polda Bali ini, secara internal kepolisian, kasus yang dialami tersangka Bripka Sunadi anggota Samapta Polres Badung, telah diserahkan kepada penyidik Provost (P3D).
Nantinya, akan diselidiki secara mendalam, apa latar belakang tersangka, melakukan tindak pidana yang mencoreng nama baik korps kepolisian.
-uDia sudah ditempatkan di sel khusus di Porvos Polres Badung. Masih diperiksa,- jelas Kapolres.
Dikatakannya, untuk sementara ini, pihak kepolisian Polres Badung menyerahkan sepenuhnya kepada Pengadilan Negeri.
Dengan satu alasan, apabila nantinya vonis Pengadilan Negeri memutuskan tersangka dikenakan penjara di atas lima bulan penjara, tersangka akan dikenakan sanksi tegas secara internal.
-uBisa dipecat secara tidak hormat sebagai anggota Polri. Itu sudah sesuai dengan perbuatannya. Barang siapa yang melakukan tindak pidana, termasuk anggota Polri, akan ditindak tegas sesuai perbuatannya,- ucapnya tegas.
Untuk kasus ini, ujar Kapolres, jumlah tersangka masih sama seperti terdahulu, yakni tiga tersangka. Begitu pula dengan barang bukti, berjumlah tiga mobil jenis Avanza.
Meski demikian, pengembangan kasus penggelapan yang dilaporkan oleh korbannya, Suparsa karma Mengwi, masih terus diproses.
Tiga pelaku penggelapan mobil, 26 Juni lalu, ditangkap satuan reskrim Polres Badung. Seorang diantaranya oknum Polisi yang bertugas di Polres Badung.
Ketiga tersangka resmi menjadi tersangka, setelah terbukti menggelapkan 3 mobil milik Suparsa, jenis Toyota Avanza yakni DK 1227 Y, DK 1031 QN dan DK 1527 QJ.
Per unit mobil disewa seharga Rp 3 juta per bulan, akan tetapi, tiga tersangka menggadai seharga Rp 21 juta hingga Rp 25 juta. (Spy)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2604 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2259 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026