Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Lagi, Sukma Bertarung di Dapil Bali
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Dipastikan, Putri Bung Karno, Sukmawati Soekarno Putri bakal maju ke Senayan dari daerah pemilihan Bali. Hal ini terungkap ketika saudara kandung mantan Presiden RI, Megawati Soekarno Putri ini berkunjung ke Kabupaten Gianyar, Senin (4/8).
Tak tanggung-tanggung, guna memuluskan jalannya menuju Senayan, Jakarta ini sebagai anggota DPR-RI, Sukma sudah berkunjung ke tokoh masyarakat, Puri se-Bali. Kali ini, secara khusus wanita yang identik dengan partai Marhaenisme ini menggarap kabupaten Gianyar sambil menghadiri pelantikan pengurus DPC PNI Marhaenisme periode 2008-2013 di Balai Budaya Gianyar.
Sukma yang hadir ditemani oleh Ketua DPD PNI Marhanisme Bali, Gusti Ngurah Arya Wedakarna tampil anggun dengan selendang batiknya. Dalam kesempatan tersebut, wanita yang cinta pulau Dewata ini menyinggung kedekatan Bung Karno, sang proklamator dengan kabupaten yang dijuluki kota seni dan budaya ini.
"Gianyar memiliki nilai yang lebih, terbukti Bung Karno membangun istana Presiden di Tampaksiring," kata Sukma.
Sementara itu, Ketua DPC PNI Marhaenisme Gianyar, Tjokorda Oka Yudana dalam kesempatan emas tersebut secara terus menerus menggelorakan partai yang didirikan oleh Bung Karno di tahun 1927. "Mari kita bela kaum lemah," ucapnya tegas.
Dalam kesempatan pelantikan tersebut hadir sejumlah perwakilan dari partai lain diantaranya partai Golkar, Demokrat serta PIB (Partai Indonesia Baru). (Art)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4540 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2353 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2006 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1611 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1051 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun