Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
PPLH Bali: Kualitas Air Sungai di Denpasar Buruk
Sanur
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil pemantauan Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Bali secara bioindikator (indikator biologi) kualitas air sungai di Denpasar masuk dalam kategori D. Kondisi ini berarti air sungai di Denpasar tidak direkomendasikan untuk digunakan sebagai air minum.
Dimana air yang masuk dalam kategori D hanya dapat digunakan untuk pertambangan dan perkebunan. Bahkan dari hasil pemantauan secara bioindikator selama hampir selama 10 tahun terakhir dilaporkan kualitas air sungai di Denpasar dari tahun ke tahun semakin menurun.
Direktur PPLH Bali Catur Yudha Haryani ketika ditemui Beritabali.com menyampaikan jika dilihat secara bioindikator kualitas air yang masuk dalam kategori D ditandai dengan tidak ditemukannya biota air yang mampu bertahan hidup dalam air sungai.
“Kalau tidak ada lagi ditemukan tumbuhan atau hewan yang mampu bertahan hidup dalam air maka secara bio indikator dapat dikatakan air sungai tersebut sudah tercemar, contoh yang paling sederhana adalah capung, karena capung tidak bisa hidup pada air yang tercemar,†jelas Catur Yudha Haryani.
Catur menyebutkan buruknya kualitas air sungai di Denpasar lebih banyak disebabkan oleh pembuangan sampah dan limbah secara langsung ke sungai. Apalagi beberapa rumah tangga di Denpasar tidak memiliki tempat penampungan limbah dan mengalirkan langsung limbah yang dihasilkan ke sungai.
Catur menambahkan untuk memanfaatkan kembali air sungai di Denpasar memerlukan proses kimia yang cukup panjang dan biaya yang tinggi. Selain itu penggunaan zat kimia untuk pengolahan air sungai ini juga tidak baik bagi kesehatan tubuh. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 539 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 395 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 394 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan