Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
DPRD Badung: Bupati Badung 'Bongol'
Denpasar
BERITABALI.COM, BADUNG.
DPRD kabupaten Badung mencurigai proses pengerukan pasir pantai Geger Kuta Selatan tidak dilengkapi dengan analisi mengenai dampak lingkungan (Amdal). Kecurigaan ini yang mendasari DPRD Badung untuk merekomendasikan kepada pemerintah Kabupaten Badung menghentikan proyek pengerukan pasir di kawasan Pantai Geger.
Baca juga:
Abrasi di Pantai Kuta Ancam Populasi Penyu
Sekretaris Komisi B DPRD Badung Wayan Sudiana ketika ditemui Beritabali.com di Denpasar, Sabtu (27/9) menyampaikan, DPRD telah berulang kali mengajukan permintaan untuk mendapatkan Amdal dari proyek pengerukan pasir Pantai Geger namun tidak pernah diberikan oleh Bupati Badung.
Sudiana menyebutkan jika pemkab Badung tetap ngotot melakukan pengerjaan proyek yang tidak dilengkapi dengan Amdal, maka tidak ubahnya seperti orang tuli.
“Ini istilahnya tidak ubahnya eksekutif di Badung itu 'pengkung' alias 'bongol' (tuli dan bandel), seharusnya diindahkan apa intruksi gubernur dan lain sebagainya tentang penyedotan pasir di Geger tersebut harus ada kajian Amdal-nya , sebagai dasar dari proyek,†ujar Ir. Wayan Sudiana.
Baca juga:
Abrasi di Pantai Kuta Ancam Populasi Penyu
Sebelumnya Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga merekomendasikan kepada Bupati Badung untuk segera menghentikan pengerjaan proyek pengerukan pasir pantai Geger.
Pemerintah kabupaten Badung diingatkan untuk menyertaan dokumen amdal sebelum melakukan pengerjaan proyek pengerikan pasir pantai geger yang akan digunakan sebagai bahan penyelamatan proyek penyelamatan pantai Kuta. (mlt)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 331 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 327 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang