Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 18 Mei 2026
Napi Bom Bali Ogah Komentari Eksekusi Mati Amrozy cs
Kerobokan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Narapidana kasus Bom Bali 1 dan 2 yang kini masih mendekam di dalam sel LP Kerobokan Denpasar enggan berkomentar banyak soal pelaksanaan eksekuti mati Amrozy cs. Mereka menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan eksekusi mati Amrozy cs kepada aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
Usai mengikuti pelaksanaan sholat Idul Fitri di dalam LP Kerobokan Denpasar, para napi Bom Bali 1 dan 2 enggan berkomentar banyak ketika ditanya soal pelaksanaan eksekusi mati Amrozy, Imam Samudera, dan Ali Gufron alias Muklas.
Para napi kasus Bom Bali ini lebih memilih untuk saling bersalaman mengucapkan selamat hari raya dengan sesama napi lainnya.
Salah seorang napi kasus Bom Bali 1 yang enggan berkomentar adalah Sarjiyo alias Sawat. Napi kasus Bom Bali 1 yang dihukum penjara seumur hidup ini mengaku belum mendengar khabar tentang pelaksanaan eksekusi mati Amrozy cs.
“Di sini (dalam LP) gak ada TV dan surat khabar mas, jadi saya belum denger khabar itu (eksekusi Amrozy), jadi saya no comment ya,†kata Sawat sambil berlalu.
Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh para napi kasus Bom Bali lainnya. Hampir semuanya irit komentar ketika ditanya soal eksekusi Amrozy cs.
“Apa yang terjadi nanti, itu yang terbaik menurut Tuhan,†kata Herlambang, salah seorang napi Bom Bali 1.
Jumlah napi Bom Bali 1 dan 2 yang kini masih mendekam di LP Kerobokan Denpasar sebanyak 11 orang. Mereka menjalani masa hukuman bervariasi yakni 7 tahun, 15 tahun, hingga seumur hidup. (bob)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1510 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1139 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 985 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 874 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik