Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 5 Juli 2026
Napi Bom Bali Ogah Komentari Eksekusi Mati Amrozy cs
Kerobokan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Narapidana kasus Bom Bali 1 dan 2 yang kini masih mendekam di dalam sel LP Kerobokan Denpasar enggan berkomentar banyak soal pelaksanaan eksekuti mati Amrozy cs. Mereka menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan eksekusi mati Amrozy cs kepada aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
Usai mengikuti pelaksanaan sholat Idul Fitri di dalam LP Kerobokan Denpasar, para napi Bom Bali 1 dan 2 enggan berkomentar banyak ketika ditanya soal pelaksanaan eksekusi mati Amrozy, Imam Samudera, dan Ali Gufron alias Muklas.
Para napi kasus Bom Bali ini lebih memilih untuk saling bersalaman mengucapkan selamat hari raya dengan sesama napi lainnya.
Salah seorang napi kasus Bom Bali 1 yang enggan berkomentar adalah Sarjiyo alias Sawat. Napi kasus Bom Bali 1 yang dihukum penjara seumur hidup ini mengaku belum mendengar khabar tentang pelaksanaan eksekusi mati Amrozy cs.
“Di sini (dalam LP) gak ada TV dan surat khabar mas, jadi saya belum denger khabar itu (eksekusi Amrozy), jadi saya no comment ya,†kata Sawat sambil berlalu.
Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh para napi kasus Bom Bali lainnya. Hampir semuanya irit komentar ketika ditanya soal eksekusi Amrozy cs.
“Apa yang terjadi nanti, itu yang terbaik menurut Tuhan,†kata Herlambang, salah seorang napi Bom Bali 1.
Jumlah napi Bom Bali 1 dan 2 yang kini masih mendekam di LP Kerobokan Denpasar sebanyak 11 orang. Mereka menjalani masa hukuman bervariasi yakni 7 tahun, 15 tahun, hingga seumur hidup. (bob)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3520 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1125 Kali
Peserta JKN Tembus 282,7 Juta, BPJS Kesehatan Catat Kinerja Positif
Dibaca: 523 Kali
CBR Tabrak Truk di Sibetan, Pemotor Tewas di Tempat
Dibaca: 500 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun