Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Napi Bom Bali Ogah Komentari Eksekusi Mati Amrozy cs

Kerobokan

Rabu, 1 Oktober 2008, 14:06 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Narapidana kasus Bom Bali 1 dan 2 yang kini masih mendekam di dalam sel LP Kerobokan Denpasar enggan berkomentar banyak soal pelaksanaan eksekuti mati Amrozy cs. Mereka menyerahkan sepenuhnya pelaksanaan eksekusi mati Amrozy cs kepada aturan hukum yang berlaku di Indonesia.

Usai mengikuti pelaksanaan sholat Idul Fitri di dalam LP Kerobokan Denpasar, para napi Bom Bali 1 dan 2 enggan berkomentar banyak ketika ditanya soal pelaksanaan eksekusi mati Amrozy, Imam Samudera, dan Ali Gufron alias Muklas.



Para napi kasus Bom Bali ini lebih memilih untuk saling bersalaman mengucapkan selamat hari raya dengan sesama napi lainnya.

Salah seorang napi kasus Bom Bali 1 yang enggan berkomentar adalah Sarjiyo alias Sawat. Napi kasus Bom Bali 1 yang dihukum penjara seumur hidup ini mengaku belum mendengar khabar tentang pelaksanaan eksekusi mati Amrozy cs.



“Di sini (dalam LP) gak ada TV dan surat khabar mas, jadi saya belum denger khabar itu (eksekusi Amrozy), jadi saya no comment ya,” kata Sawat sambil berlalu.

Sikap yang sama juga ditunjukkan oleh para napi kasus Bom Bali lainnya. Hampir semuanya irit komentar ketika ditanya soal eksekusi Amrozy cs.



“Apa yang terjadi nanti, itu yang terbaik menurut Tuhan,” kata Herlambang, salah seorang napi Bom Bali 1.

Jumlah napi Bom Bali 1 dan 2 yang kini masih mendekam di LP Kerobokan Denpasar sebanyak 11 orang. Mereka menjalani masa hukuman bervariasi yakni 7 tahun, 15 tahun, hingga seumur hidup. (bob)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/rob



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami