Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 7 Oktober 2026
2 Warga Tewas Digilas Bus AKAS
Pekutatan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jalur Denpasar-Gilimanuk kembali meminta korban. Dua orang warga, yakni Sarkawi (40) dan Inayati (35), tewas tergilas bus AKAS Asri N 7286 UR jurusan Denpasar-Jember yang dikemudikan Slamet Supriyadi (40), di km 60 atau tepatnya di Desa Pengeragoan, Pekutatan.
Jalur Denpasar-Gilimanuk kembali meminta korban. Dua orang warga, yakni Sarkawi (40) dan Inayati (35), keduanya warga Jalan Imam Bonjol 62 Denpasar, tewas tergilas bus AKAS Asri N 7286 UR jurusan Denpasar-Jember yang dikemudikan Slamet Supriyadi (40) warga Jalan Darmawangsa Gang 6, RT 3, RW 2, Desa Kaliwining, Rambipuji, Jember di km 60 atau tepatnya di Desa Pengeragoan, Pekutatan.
Informasi di TKP, kecelakaan tragis ini berawal Sarkawi yang
mengendarai sepeda motor Honda Supra X DK 4060 BQ membonceng Inayati melaju dari arah barat dengan kecepatan sedang. Sedangkan bus Akas Asri berada tepat di belakangnya.
Saat melintas di TKP dengan kondisi jalan lurus, sepeda motor yang dikendarai Sarkawai oleng lantaran melintasi jalan bergelombang di pinggir utara.
Sarkawi tidak bisa menguasai motornya lalu jatuh ke kanan. Saat itu, posisi bus Akas Asri sangat dekat dengan lokasi jatuhnya korban sehingga kedua korban terlindas roda depan kiri bus tersebut.
"Bus tersebut tidak bisa menghindar lagi karena jaraknya sangat dekat, sehingga keduanya tergilas,"ujar Ni Wayan Subakti (33), pemilik warung yang melihat langsung kecelakaan tersebut.
Akibat tergilas bus tersebut, Sarkawi dan Inayati tewas di tempat dengan luka yang mengenaskan. Tubuh Sarkawi remuk terutama di bagian dada serta mengalami pendarahan dari hidung. Sedangkan kondisi Inayati lebih parah dengan dagu hancur, bahu kanan nyaris putus dan dadanya remuk. Bahkan paru-parunya hancur sampai muncrat keluar.
Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP Wahyu Tri Cahyono, seizin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana, ketika di konfirmasi, Senin (6/10) membenarkan telah terjadi kecelakaan yang menewaskan Sarkawi dan
Inayati.
Menurutnya, kecelakaan itu terjadi lantaran sopir bus kurang
mengatur jarak dengan kendaraan di depannya sehingga saat sepeda motor di depannya mengalami kehilangan kendali lalu oleng dan terjatuh, sopir bus tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga menggilas kedua korban tersebut.
"Sopir bus itu kurang mengatur jarak dengan kendaraan
di depannya sehingga saat sepeda motor oleng dan terjatuh dan
penumpangnya terjatuh ke kanan sopir tidak bisa menghindar kemudian kedua korban tergilas," terangnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1436 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1215 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 664 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 558 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 528 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung