Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Perbekel Jagaraga Aniaya Warganya
Sawan
BERITABALI.COM, BULELENG.
penganiayaan bulelengSeorang Perbekel di Desa Jagaraga Buleleng melakukan aksi penganiayaan terhadap warganya sendiri. Aksi ini dipicu salah paham saat berada di kamar mandi sebuah warung usai minum-minum.
Berawal dari minum-minum di sebuah warung di Dusun Kauh Luan Desa Jagaraga Kecamatan Sawan, Perbekel Desa Jagaraga, Made Sumendra Nurjaya (34) dilaporkan warganya Ketut Artawan alias Sangket (29) ke Mapolsek Sawan lantaran telah melakukan aksi pemukulan.
Hal serupa juga dilakukan Perbekel Jagaraga Sumendra Nurjaya. Setelah mengetahui dilaporkan ke polisi, ia justru melaporkan balik warganya Ketut Artawan alias Sangket ke Mapolsek Sawan dengan tuduhan yang sama melakukan penganiayaan hingga telapak tangan bengkak dan kaca mata minusnya pecah.
“Kedua kasus saling lapor terhadap aksi penganiayaan di Dusun Kauh Luan Desa Jagaraga tetap ditanggani polisi walaupun melibatkan oknum perbekel sebagai pelaku, kita tetap kedepankan profesionalisme, kalau salah ya kita tindak, “ tegas Kapolsek Sawan, AKP. Nyoman Supardi Maha Putra, Selasa (27/1).
Dalam penanganan kasus penganiayaan itu polisi masih melakukan pemeriksaan secara intensif terhadap saksi-saksi.
” Kita baru sebatas melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan korban yang juga terlapor terkait pemukulan yang dilakukan perbekel ini, kalau memang perbekel ini terbukti bersalah pasti kita akan tahan,” ungkap Supardi MP.
Dari laporan Ketut Artawan alias Sangket menyebutkan, sewaktu akan ke kamar kecil untuk buang air kecil di sebuah warung bertemu dengan Perbekel Jagaraga Sumendra Nurjaya yang langsung mendorong dada Artawan hingga terjatuh.
Selanjutnya Artawan dipukul dengan tangan mengepal hingga mengenai pelipis kiri dan menyebabkan bengkak, tidak terima perlakuan Perbekelnya, Artawan melakukan perlawanan hingga terjadi perkelahian.
Sedangkan dari laporan Perbekel Desa Jagaraga, Made Sumendra Nurjaya ke polisi menyebutkan, dipukul oleh Artawan hingga memberikan pertahanan dengan mengunakan kedua tangannya untuk menutupi wajah hingga mengakibatkan tangan sang Perbekel Bengkak dan kacamata minusnya pecah.
Disisi lain, Perbekel Sumendra Nurjaya mengakui telah melakukan pemukulan terlebih dahulu terhadap warganya Ketut Artawan alias Sangket.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3763 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1703 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang