Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ketua Tim Sukses Partai Demokrat Tewas

Minggu, 12 April 2009, 16:58 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Deretan korban meninggal akibat pesta demokrasi, Pemilu Legislatif bertambah panjang menyusul tewasnya Ketut Netra alias Gencik (50), ketua tim sukses Wayan Wardana, caleg Partai Demokrat nomor urut 4 Dapil Melaya pada Minggu (12/4) dinihari. Ironisnya, pria kelahiran Banjar Puseh, Tuwed, Melaya tewas mendadak sesaat setelah merayakan kemenangan lantaran Wardana berhasil duduk di kursi legislatif Jembrana.

Dari informasi yang dihimpun, Gencik pertama kali diketahui sudah kehilangan nyawa oleh istrinya yang ingin membangunkannya dinihari itu. Kontan melihat kondisi suaminya itu, sang istri langsung berteriak sehingga mengagetkan warga sekitarnya. Tidak lama kemudian, warga berdatanganuntuki memberikan bantuan.

Namun upaya tersebut sia-sia lantaran Gencik sudah ditemukan kaku tidak bernyawa. Sesaat sebelum meninggal, Gencik ikut larut dalam pesta perayaan kemenangan lantaran caleg unggulannya Wayan Wardana berhasil meraih satu kursi di parlemen Jembrana. Pesta yang dirayakan dengan bakar ikan diikuti Gencik hingga pukul 01.00 dinihari. Seusai mengikuti pesta di rumah Wardana, Gencik pulang untuk istirahat hingga kemudian ditemukan tidak bernyawa oleh istrinya.

Salah seorang kerabat korban yang menolak menyebutkan namanya mengungkapkan pada saat dimulainya kampanye, Gencik berjuang habis-habisan untuk meloloskan jagonya ke kursi parlemen dengan berkeliling mengunjungi pendukungnya. “Dia (Gencik) berjuang habis-habisan untuk mencari dukungan masyarakat agar Wardana bisa lolos,” katanya.

Upaya Gencik bergerilya untuk meraih simpati masyarakat untuk mencontreng jagonya tidak sia-sia lantaran Wardana sementara berhasil meraup 1.744 suara dan peluangnya sangat kuat untuk menduduki satu kursi di parlemen Jembrana. Kerabat tersebut juga mengungkapkan sebelum meninggal Gencik tidak mengeluhkan sakit apa-apa. “Sebelum meninggal dia (Gencik,red) tidak mengeluh sakit biarpun selama berhari-hari keliling untuk mensosialisasikan caleg unggulannya,” terangnya.

Kapolsek Melaya AKP Nengah Mandi seijin Kapolres Jembrana AKBP I Ketut Suardana ketika dikonfirmasi Minggu (12/4) membenarkan kejadian tersebut dan menyatakan tidak ada tanda-tanda bekas kekerasan di tubuh korban. “Kami menerima informasi kalau korban meninggal dunia mendadak. Kami sudah lakukan pemeriksaan dan hasilnya tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan pada tubuh korban sehingga kejadian ini murni meninggal dunia,” terangnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami