Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 19 Juni 2026
Ribuan Tikus Diaben Dengan Bade Tumpang Tujuh
Tabanan
Jumat, 17 Juli 2009,
12:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ribuan tikus pengrusak tanaman padi petani di Tabanan, dikremasi dalam upacara ngaben yang digelar di Beda, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Jumat(17/7) pagi.
Prosesi pengabenan tikus menyerupai pengabenan manusia itu dimulai sekitar pukul 08.30 Wita. Sawa ( mayat) tikus yang telah ‘diringkes’ (upacara sehari sebelumnya-red) itu dijadikan satu. Sebelum diberangkatakan dari Pura Puseh Beda, mayat tikus diupacarai terlebih dulu.
Lima menit kemudian prosesi dilanjutkan dengan mengusung sawa ribuan tikus musuh para petani itu, ke sebuah bade (wadah-red) tumpang tujuh menuju Pantai Yeh Gangga, yang berjarak kurang lebih 5 Kilometer dari Pura Puseh Beda.
Alunan tetabuhan gong kematian mengiringi bade berisi ribuan sawa tikus yang diikutkan dalam upacara pengabenan tersebut. 30 menit kemudian, iringan bade tiba di Pantai Yeh Gangga yang dilanjutkan dengan prosesi pembakaran sawa berikut badenya.
Setelah sawa tikus dan bade dibakar menjadi abu, prosesi upacara kemudian dilanjutkan dengan upacara nganyud ( membuang abu ke dalam lautan ) dan ditutup dengan upacara pecaruan.
Selain dihadiri ribuan petani dan sabantara pekaseh se Tabanan, upacara ngaben yang kedua kalinya digelar di Tabanan ini juga dihadiri Ida Cokorda Tabanan (Raja Tabanan). (nod)
Prosesi pengabenan tikus menyerupai pengabenan manusia itu dimulai sekitar pukul 08.30 Wita. Sawa ( mayat) tikus yang telah ‘diringkes’ (upacara sehari sebelumnya-red) itu dijadikan satu. Sebelum diberangkatakan dari Pura Puseh Beda, mayat tikus diupacarai terlebih dulu.
Lima menit kemudian prosesi dilanjutkan dengan mengusung sawa ribuan tikus musuh para petani itu, ke sebuah bade (wadah-red) tumpang tujuh menuju Pantai Yeh Gangga, yang berjarak kurang lebih 5 Kilometer dari Pura Puseh Beda.
Alunan tetabuhan gong kematian mengiringi bade berisi ribuan sawa tikus yang diikutkan dalam upacara pengabenan tersebut. 30 menit kemudian, iringan bade tiba di Pantai Yeh Gangga yang dilanjutkan dengan prosesi pembakaran sawa berikut badenya.
Setelah sawa tikus dan bade dibakar menjadi abu, prosesi upacara kemudian dilanjutkan dengan upacara nganyud ( membuang abu ke dalam lautan ) dan ditutup dengan upacara pecaruan.
Selain dihadiri ribuan petani dan sabantara pekaseh se Tabanan, upacara ngaben yang kedua kalinya digelar di Tabanan ini juga dihadiri Ida Cokorda Tabanan (Raja Tabanan). (nod)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
04
05
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026