Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Ribuan Tikus Diaben Dengan Bade Tumpang Tujuh
Tabanan
Jumat, 17 Juli 2009,
12:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ribuan tikus pengrusak tanaman padi petani di Tabanan, dikremasi dalam upacara ngaben yang digelar di Beda, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Jumat(17/7) pagi.
Prosesi pengabenan tikus menyerupai pengabenan manusia itu dimulai sekitar pukul 08.30 Wita. Sawa ( mayat) tikus yang telah -"diringkes-(TM) (upacara sehari sebelumnya-red) itu dijadikan satu. Sebelum diberangkatakan dari Pura Puseh Beda, mayat tikus diupacarai terlebih dulu.
Lima menit kemudian prosesi dilanjutkan dengan mengusung sawa ribuan tikus musuh para petani itu, ke sebuah bade (wadah-red) tumpang tujuh menuju Pantai Yeh Gangga, yang berjarak kurang lebih 5 Kilometer dari Pura Puseh Beda.
Alunan tetabuhan gong kematian mengiringi bade berisi ribuan sawa tikus yang diikutkan dalam upacara pengabenan tersebut. 30 menit kemudian, iringan bade tiba di Pantai Yeh Gangga yang dilanjutkan dengan prosesi pembakaran sawa berikut badenya.
Setelah sawa tikus dan bade dibakar menjadi abu, prosesi upacara kemudian dilanjutkan dengan upacara nganyud ( membuang abu ke dalam lautan ) dan ditutup dengan upacara pecaruan.
Selain dihadiri ribuan petani dan sabantara pekaseh se Tabanan, upacara ngaben yang kedua kalinya digelar di Tabanan ini juga dihadiri Ida Cokorda Tabanan (Raja Tabanan). (nod)
Prosesi pengabenan tikus menyerupai pengabenan manusia itu dimulai sekitar pukul 08.30 Wita. Sawa ( mayat) tikus yang telah -"diringkes-(TM) (upacara sehari sebelumnya-red) itu dijadikan satu. Sebelum diberangkatakan dari Pura Puseh Beda, mayat tikus diupacarai terlebih dulu.
Lima menit kemudian prosesi dilanjutkan dengan mengusung sawa ribuan tikus musuh para petani itu, ke sebuah bade (wadah-red) tumpang tujuh menuju Pantai Yeh Gangga, yang berjarak kurang lebih 5 Kilometer dari Pura Puseh Beda.
Alunan tetabuhan gong kematian mengiringi bade berisi ribuan sawa tikus yang diikutkan dalam upacara pengabenan tersebut. 30 menit kemudian, iringan bade tiba di Pantai Yeh Gangga yang dilanjutkan dengan prosesi pembakaran sawa berikut badenya.
Setelah sawa tikus dan bade dibakar menjadi abu, prosesi upacara kemudian dilanjutkan dengan upacara nganyud ( membuang abu ke dalam lautan ) dan ditutup dengan upacara pecaruan.
Selain dihadiri ribuan petani dan sabantara pekaseh se Tabanan, upacara ngaben yang kedua kalinya digelar di Tabanan ini juga dihadiri Ida Cokorda Tabanan (Raja Tabanan). (nod)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5858 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2576 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2215 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026