Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 4 Mei 2026
Ribuan Tikus Diaben Dengan Bade Tumpang Tujuh
Tabanan
Jumat, 17 Juli 2009,
12:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ribuan tikus pengrusak tanaman padi petani di Tabanan, dikremasi dalam upacara ngaben yang digelar di Beda, Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, Jumat(17/7) pagi.
Prosesi pengabenan tikus menyerupai pengabenan manusia itu dimulai sekitar pukul 08.30 Wita. Sawa ( mayat) tikus yang telah ‘diringkes’ (upacara sehari sebelumnya-red) itu dijadikan satu. Sebelum diberangkatakan dari Pura Puseh Beda, mayat tikus diupacarai terlebih dulu.
Lima menit kemudian prosesi dilanjutkan dengan mengusung sawa ribuan tikus musuh para petani itu, ke sebuah bade (wadah-red) tumpang tujuh menuju Pantai Yeh Gangga, yang berjarak kurang lebih 5 Kilometer dari Pura Puseh Beda.
Alunan tetabuhan gong kematian mengiringi bade berisi ribuan sawa tikus yang diikutkan dalam upacara pengabenan tersebut. 30 menit kemudian, iringan bade tiba di Pantai Yeh Gangga yang dilanjutkan dengan prosesi pembakaran sawa berikut badenya.
Setelah sawa tikus dan bade dibakar menjadi abu, prosesi upacara kemudian dilanjutkan dengan upacara nganyud ( membuang abu ke dalam lautan ) dan ditutup dengan upacara pecaruan.
Selain dihadiri ribuan petani dan sabantara pekaseh se Tabanan, upacara ngaben yang kedua kalinya digelar di Tabanan ini juga dihadiri Ida Cokorda Tabanan (Raja Tabanan). (nod)
Prosesi pengabenan tikus menyerupai pengabenan manusia itu dimulai sekitar pukul 08.30 Wita. Sawa ( mayat) tikus yang telah ‘diringkes’ (upacara sehari sebelumnya-red) itu dijadikan satu. Sebelum diberangkatakan dari Pura Puseh Beda, mayat tikus diupacarai terlebih dulu.
Lima menit kemudian prosesi dilanjutkan dengan mengusung sawa ribuan tikus musuh para petani itu, ke sebuah bade (wadah-red) tumpang tujuh menuju Pantai Yeh Gangga, yang berjarak kurang lebih 5 Kilometer dari Pura Puseh Beda.
Alunan tetabuhan gong kematian mengiringi bade berisi ribuan sawa tikus yang diikutkan dalam upacara pengabenan tersebut. 30 menit kemudian, iringan bade tiba di Pantai Yeh Gangga yang dilanjutkan dengan prosesi pembakaran sawa berikut badenya.
Setelah sawa tikus dan bade dibakar menjadi abu, prosesi upacara kemudian dilanjutkan dengan upacara nganyud ( membuang abu ke dalam lautan ) dan ditutup dengan upacara pecaruan.
Selain dihadiri ribuan petani dan sabantara pekaseh se Tabanan, upacara ngaben yang kedua kalinya digelar di Tabanan ini juga dihadiri Ida Cokorda Tabanan (Raja Tabanan). (nod)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 331 Kali
02
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 326 Kali
03
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026