Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Frustasi, Dadong Moning Jerat Leher
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kasus ulah pati kembali terjadi di Jembrana. Kali ini, Ni Ketut Moning (60) nekad gantung diri di lambing rumahnya. Diduga, dadong (nenek) warga Br Tengah, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Mendoyo nekad menjerat dirinya lantaran frustasi karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Dari informasi yang dihimpun, Senin (2/11), aksi ulah pati yang dilakukan dadong Moning diketahui pertama kalinya oleh salah seorang keponakan korban.
Baca juga:
Mengaku Kena Tipu, Seorang Pria Aniaya Gadis
Saat itu, korban hendak membangunkan Moning yang sedang tidur di kamarnya. Berkali-kali pintu kamar diketuk dan namanya dipanggil-panggil namun Moning yang sehari-harinya membuat sarana upacara (banten) masih tetap membisu.
Lalu keponakannya itu, memilih membuka pintu kamar Moning. Setelah dibuka, keponakannya itu terkejut lantaran melihat Moning sudah lemas tergantung dengan selendang songket warna merah di lambang kamarnya itu.
Melihat pemadangan tak lazim di depannya, keponakannya itu lalu menjerit sehingga memancing kedatangan kerabat Moning lainnya serta tetangganya. Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Mendoyo.
“Mungkin dadong frusta karena penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh sehingga memilih cara seperti ini,†ujar salah seorang kerabat korban dengan nada sedih, Senin (2/11)
Kapolsek Mendoyo Iptu Moh Tahir seijin Kapolres Jembrana, AKBP R Ahmad Nurwakhid ketika dikonfirmasi, Senin (2/11) membenarkan kejadian tersebut.
“Berdasarkan pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga korban murni meninggal karena gantung diri,†ungkapnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 322 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 313 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang