Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Frustasi, Dadong Moning Jerat Leher

Senin, 2 November 2009, 11:09 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Kasus ulah pati kembali terjadi di Jembrana. Kali ini, Ni Ketut Moning (60) nekad gantung diri di lambing rumahnya. Diduga, dadong (nenek) warga Br Tengah, Desa Mendoyo Dangin Tukad, Mendoyo nekad menjerat dirinya lantaran frustasi karena penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.


Dari informasi yang dihimpun, Senin (2/11), aksi ulah pati yang dilakukan dadong Moning diketahui pertama kalinya oleh salah seorang keponakan korban.


Saat itu, korban hendak membangunkan Moning yang sedang tidur di kamarnya. Berkali-kali pintu kamar diketuk dan namanya dipanggil-panggil namun Moning yang sehari-harinya membuat sarana upacara (banten) masih tetap membisu.

Lalu keponakannya itu, memilih membuka pintu kamar Moning. Setelah dibuka, keponakannya itu terkejut lantaran melihat Moning sudah lemas tergantung dengan selendang songket warna merah di lambang kamarnya itu.



Melihat pemadangan tak lazim di depannya, keponakannya itu lalu menjerit sehingga memancing kedatangan kerabat Moning lainnya serta tetangganya. Kejadian ini lalu dilaporkan ke Polsek Mendoyo.


“Mungkin dadong frusta karena penyakit yang dideritanya tidak kunjung sembuh sehingga memilih cara seperti ini,” ujar salah seorang kerabat korban dengan nada sedih, Senin (2/11)

Kapolsek Mendoyo Iptu Moh Tahir seijin Kapolres Jembrana, AKBP R Ahmad Nurwakhid ketika dikonfirmasi, Senin (2/11) membenarkan kejadian tersebut.


“Berdasarkan pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban sehingga korban murni meninggal karena gantung diri,” ungkapnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/dey



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami