Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Warga Nyaris Serbu Rumah Ketua LPD Buit

Minggu, 8 November 2009, 16:14 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Warga Desa Adat Buit, Kecamatan Kediri, Tabanan dibuat marah oleh kelakuan ketua LPD Desa Buit Ni Putu S. Pasalnya Putu S tidak menghadiri udangan rapat desa adat dengan agenda membahas dana LPD yang diduga diselewengkannya, Minggu (8/11).


Karena kecewa, ratusan warga nyaris mendatangi rumah Putu S di Desa Munggu, Kabupaten Badung.

Beruntung keinginan warga tersebut dapat diredam oleh Bendesa Adat Buit, I Made Kartana sehingga niat warga dapat diurungkan.

Meski tidak dihadiri ketua LPD Buit, rapat yang digelar di Jaba Pura Desa setempat tetap dilaksanakan.


Dua pengurus LPD hadir dalam rapat yang dipantau jajaran Polres Tabanan dan Polsek Kediri. Kedua Pengurus LPD yang hadir adalah Made Alit Saputra sebagai bendaraha dan Wayan Sukartana sekretaris LPD.


Bendesa Adat Buit I Made Kartana mengatakan adanya indikasi penyelewengan penggunaan dana LPD oleh pengurus LPD dibawah pimpinan I Putu S. Dikatakannya, pada tahun 2008 warga sebagai anggota LPD kesulitan saat mencairkan dananya yang tersimpan di LPD.


Atas dasar itulah dibentuk forum pemulihan LPD pada Juli 2008. Dan berdasarkan audit tahun 2009 ditemukannya adanya penyimpangan dana LPD sebesar Rp 2,4 Milyar dan LPD juga mengalami kerugian Rp 280 Juta.

Berbagai upaya telah ditempuh untuk menyelesaikan kasus ini, namun selalu mentok. Bahkan pada 6 April 2009 kasus ini dilaporkan ke Polisi.


Sementara itu Bendahara LPD Buit Made Alit Saputra yang hadir dalam rapat tersebut menyatakan sanggup mengembalikan uang LPD tersebut. Wayan Sukartana juga bersedia mengembalikan dana tersebut namun meminta waktu lima hari.

Intinya warga ingin uang mereka kembali meskipun tidak disertai bunga simpanan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami