Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 29 September 2026
Bayi Tanpa Batok Kepala Dirujuk Ke RSUP Sanglah
BERITABALI.COM, BULELENG.
Bayi dari Dusun Palasari Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, yang terlahir tanpa batok kepala, akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat, RSUP Sanglah Denpasar. Sebelumnya bayi ini sempat mendapat perawatan intensif di Ruang NICU RSUD Kabupaten Buleleng.
Pasangan suami istri, Kadek Wenten dan Ni Ketut Sukartini, warga Dusun Palasari, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, sedikit bisa bernafas lega. Anak keduanya yang terlahir tanpa batok kepala, Kamis (10/12) dipindahkan dari RSUD Buleleng ke RSUP Sanglah.
Pihak medis di RSUD Kabupaten Buleleng telah berupaya melakukan penanganan dengan menstabilkan kondisi sang bayi, hingga kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah untuk mendapatkan perawatan lebih intensif maupun menjalani operasi, ungkap Direktur RSUD Buleleng, Nyoman Mardana.
Terkait biaya pengobatan di RSUP Sanglah, tidak bisa ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Dengan kondisi kedua orang tua sang bayi yang tidak mampu, Pemerintah Kabupaten Buleleng sepenuhnya memberikan biaya perawatan di RSUD Buleleng, sedangkan di RSUP Sanglah belum kita ketahui dana yang diperlukan, papar Mardana.
Saya hanya berharap bisa mendapat uluran bantuan, untuk ke RSUP Sanglah kami masih bingung harus berbuat apa untuk mencari uang biaya perawatan dan operasi ini, saya pasrah namun berharap anak saya sembuh dan bisa normal, ujar Kadek Wenten bersama istrinya Ni Ketut Sukartini.
Sebelumnya, anak laki-laki kedua pasangan suami-istri Kadek Wenten dan Ni Ketut Sukartini lahir tanpa batok kepala sehingga sebagian otaknya berada di luar kepala di RS Kertha Husada Singaraja.
Suami- istri muda ini tergolong miskin, sehingga bayi mereka terpaksa harus pulang dari rumah sakit secara paksa karena tak memiliki uang untuk biaya pengobatan.
Untungnya pasutri itu mendapat bantuan dari sejumlah donatur di desanya sehingga biaya melahirkan sebesar Rp 4,5 juta bisa dilunasi. Selanjutnya bayi mereka sempat dirawat di RSUD Buleleng.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8538 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5894 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3697 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2530 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar