Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
300 Ribu Pohon Akan Ditanam di Lereng Gunung Agung
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sebanyak 300 ribu pohon akan ditanam pada lahan kritis di lereng Gunung Agung, Karangasem Bali. Lahan kritis yang akan ditanami pohon mencapai 60 hektar lebih.
Upaya penghijauan ini rencananya akan mulai direalisasikan awal tahun 2010 dan dilakukan secara bertahap. Kegiatan penghijauan lahan kritis di lereng Gunung Agung ini akan dikoordinir kelompok peduli kelestarian lingkungan Bali Kedas .
Untuk tahap awal, lahan yang akan ditanami pohon mencapai 60 hektar yang berlokasi di Desa Temukus, Kecamatan Rendang, Karangasem. Pohon yang akan ditanam mencapai 300 ribu buah yang terdiri dari pohon cendana, majegau, cempaka putih dan kuning serta sandat, jelas koordinator Bali Kedas , Putu Indrawan.
Dalam kurun waktu 30 tahun ke depan, lereng Gunung Agung yang ditanami ratusan ribu pohon ini diharapkan akan berubah dari lahan kritis menjadi alas atau hutan yang lebat dan hijau.
Selain penghijauan ratusan ribu pohon, di sana juga akan kita lepas binatang yang bisa hidup di habitat itu seperti burung dan aneka jenis satwa lainnnya, tambah Indrawan.
Selain melakukan gerakan penghijauan ratusan ribu pohon, kelompok peduli kelestarian lingkungan Bali Kedas juga akan aktif mengkampanyekan gerakan anti sampah plastik di sekitar lokasi penghijauan dan di seluruh Bali.
Gerakan pelestarian lingkungan di Bali ini berawal dari adanya rasa prihatian terhadap lingkungan yang semakin rusak, khususnya hutan-hutan di Bali yang rusak akibat ketidakpedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, pungkas Indrawan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang