Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




300 Ribu Pohon Akan Ditanam di Lereng Gunung Agung

Sabtu, 12 Desember 2009, 05:06 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Sebanyak 300 ribu pohon akan ditanam pada lahan kritis di lereng Gunung Agung, Karangasem Bali. Lahan kritis yang akan ditanami pohon mencapai 60 hektar lebih.

Upaya penghijauan ini rencananya akan mulai direalisasikan awal tahun 2010 dan dilakukan secara bertahap. Kegiatan penghijauan lahan kritis di lereng Gunung Agung ini akan dikoordinir kelompok peduli kelestarian lingkungan  Bali Kedas .

 Untuk tahap awal, lahan yang akan ditanami pohon mencapai 60 hektar yang berlokasi di Desa Temukus, Kecamatan Rendang, Karangasem. Pohon yang akan ditanam mencapai 300 ribu buah yang terdiri dari pohon cendana, majegau, cempaka putih dan kuning serta sandat, jelas koordinator  Bali Kedas , Putu Indrawan.


Dalam kurun waktu 30 tahun ke depan, lereng Gunung Agung yang ditanami ratusan ribu pohon ini diharapkan akan berubah dari lahan kritis menjadi alas atau hutan yang lebat dan hijau.

Selain penghijauan ratusan ribu pohon, di sana juga akan kita lepas binatang yang bisa hidup di habitat itu seperti burung dan aneka jenis satwa lainnnya, tambah Indrawan.

Selain melakukan gerakan penghijauan ratusan ribu pohon, kelompok peduli kelestarian lingkungan  Bali Kedas juga akan aktif mengkampanyekan gerakan anti sampah plastik di sekitar lokasi penghijauan dan di seluruh Bali.

Gerakan pelestarian lingkungan di Bali ini berawal dari adanya rasa prihatian terhadap lingkungan yang semakin rusak, khususnya hutan-hutan di Bali yang rusak akibat ketidakpedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan, pungkas Indrawan. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami