Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Mencuri Untuk Biaya Anak Sekolah dan Metajen

Beritabali.com, Denpasar

Rabu, 16 Desember 2009, 17:10 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Mencuri untuk kebutuhan sendiri sangat bertolak belakang dengan hari nurani. Itulah yang dilakukan Wayan Nada (34) tinggal di Jalan Pulau Buru No 27, Denpasar. Dia beraksi mencuri tiga kali, dengan alasan untuk kebutuhan biaya sekolah anak dan bermain judi tajen.

Tersangka Wayan Nada beraksi mencuri di tiga lokasi. Satu di rumah Dwi Wahyono (38), berdomisili di Jalan Pulau Buru No 30, Denpasar, di rumah seorang Haji dan di rumah seorang polisi.

Pencurian yang dilakoni tersangka di rumah Dwi Wahyono, terjadi pada bulan Juni hingga November 2009 lalu. Dia masuk ke dalam mobil korban dengan cara mencongkel, saat mobil diparkir di halaman rumah.

Tersangka berhasil membawa kabur satu buah dasboard L-3OO dan satu buah tape mobil. Pencurian yang dilakukan tersangka tidak berhenti.

Beberapa bulan kemudian tersangka kembali mengulangi perbuataannya di rumah seorang Haji, tak jauh dari rumah Dwi Wahyono. Di rumah itu, tersangka berhasil membawa kabur uang korban senilai Rp. 16 juta.

Ketagihan mencuri, tersangka menyasar rumah seorang polisi tak jauh dari rumah kedua korban tadi. Di rumah polisi itu, tersangka masuk dengan cara melompat tembok. Sesudah itu, dia mengembat sebuah tabung gas, uang Rp. 100 ribu serta tiga buah pancing.

“Dalam setiap aksinya, tersangka dengan mudah masuk karena korbannya tertidur,” beber Kapolsek Denbar AKP Agus Nugroho, Rabu (16/12).

Aparat kepolisian yang menerima laporan dari salah seorang korbannya, langsung menyelidiki. Tersangka yang dicurigai sebagai pelakunya, ditangkap pada Selasa (15/12) sekitar pukul 05.00 Wita, di rumahnya di Jalan Pulau Buru No 27, Denpasar. Polisi menemukan barang bukti sebuah pancing yang belum terjual.

Kepada penyidik Polsek Denbar, tersangka mengaku nekat mecuri untuk keperluan biaya sekolah anaknya dan sisa digunakan untuk bermain tajen adu ayam. (Spy)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami