Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Terbelit Hutang, Tukang Pos Gantung Diri

Beritabali.com, Negara

Sabtu, 23 Januari 2010, 20:50 WITA Follow
Beritabali.com

images.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Diduga karena urusan hutang piutang, I Nyoman Warsa (53) nekad menghabisi nyawanya dengan menjerat lehernya sendiri. Pegawai PT. Pos warga Dusun Berawan Salak, Banyubiru, Negara ini ditemukan tewas tergantung dengan tali plastik di kerangka rumahnya. 

Dari informasi yang dihimpun, Sabtu (23/1) menyebutkan ulah nekad bapak empat anak ini diketahui pertama kalinya oleh anak bungsunya, Jumat (23/1) siang.

Awalnya, sepulang sekolah anak keempat Warsa ini menjumpai rumahnya sepi karena ketiga kakaknya keluar rumah sedangkan ibunya menjaga warung di pinggir jalan.

Ketika akan membuka pintu, siswa SD itu kaget karena tidak biasanya pintu rumahnya terkunci. Meski digedor-gedor berulang kali namun pintu rumah tetap tidak ada yang membuka sehingga anak bungsu Warsa mendatangai ibunya.

Kemudian, ibunya meminta bantuan tetangga untuk membukakan pintu itu yang terkunci dari dalam tersebut. Alangkah terkejutnya ketika pintu berhasil dibuka. Warsa ditemukan sudah menjadi mayat tergantung di kerangka ruumah dengan leher terjerat tali pengikat sapi.

Kapolsek Kota Negara AKP Erwin Pratomo SIK seizin Kapolres Jembrana AKBP R Ahmad Nurwakhid kwtika dihubungi mengatakan dari hasil pemeriksaan medis dan olah TKP tidak ditemukan tanda bekas kekerasan di tubuh tukang pos itu sehingga disimpulkan penyebab kematianya murni karena gantung diri.

“Dari surat wasiat yang ditemukan di TKP, korban memilih mati gantung diri karena terbelit hutang yang cukup besar. Kemungkinan karena merasa tidak sanggup membayar dia nekat bunuh diri,” terangnya. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami