Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Anggota Dewan Jadi Korban Chikungunya
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Penyakit memang tidak pernah memandang derajat maupun status sosial seseorang, apakah itu rakyat biasa maupun tokoh masyarakat. Wabah penyakit chikungunya yang sempat melanda beberapa desa di Jembrana, kini muncul lagi dan menyerang warga di Banjar Arca Pulukan Pekutatan. Bahkan seorang anggota DPRD Jembrana, Hariono menjadi korban serangan wabah chikungunya yang cukup mengkhawatirkan masyarakat.
Hariono, satu-satunya kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang duduk di Dewan Jembrana ini, mengaku selama seminggu tidak mampu bangun dari tempat tidurnya. Ia hanya terbaring lemas dan tidak dapat melakukan aktifitasnya sebagai wakil rakyat.
Waktu itu, rasanya sangat tidak enak, badan saya lemas dan persendian terasa nyeri dan barung sekarang bisa ngantor,� jelas Hariono, Kamis (6/5).
Hariono mengungkapkan, selain dirinya masih ada ratusan warga Pulukan terserang penyakit chikungunya yang semestinya perlu mendapat penanganan serius Pemkab Jembrana.
Nasib Hariono nampaknya masih lebih beruntung ketimang isrtinya Astriawati. Pasalnya, Astriawati sejak dua bulan lalu menderita penyakit chikungunya dan hingga sekarang belum pulih, kendati sudah sempat diobati.
Setelah minum obat, istri saya sempat sembuh dua hari, tetapi setelah itu lemas lagi, ujarnya. Hariono meminta Dinas terkait segera melalukan penanganan dengan fogging dan langkah-langkah preventif lainnya, agar wabah penyakit yang meresahkan itu tidak cepat meluas ke desa-desa lainnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 307 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 303 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang