Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 3 Mei 2026
Omzet Mendekati Rp 3 M Per Bulan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Jajaran Reskrim Polres Tabanan berhasil meringkus sindikat jaringan judi toto gelap (Togel) ber-omzet sekitar Rp 3 M per bulan. Terungkapnya jaringan ini berawal dari penggrebegan yang dilakukan di rumah kontrakan milik I Made Setiawan alias Jon di Banjar Buading, Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Tabanan.
Pahumas Kompol Endung Hardanto didampingi Kasatreskrim AKP Leo Martin Pasribu, Senin (21/6) menjelaskan. Penangkapan terhadap keenam tersangka jaringan judi togel berawal dari penggrebekan yang dilakukan di Banjar Buading, Desa Kaba-Kaba, Kediri, Minggu (20/6) sore lalu.Dikatakanya, penggrebegan rumah tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan di rumah milik I Made Setiawan itu kerap dijadikan ajang merekap togel. Polisi kemudian menyelidiki rumah yang dicurigai tersebut.
Informasi yang kuat itu kemudian ditindaklanjuti dengan penggrebekan Minggu (20/6) sore sekitar pukul 16.45 Wita. Keenam tersangka yang diamankan masing-masing I Wayan Bawa (Sub Agen), I Putu Sukaba, I Putu Subagia (perekap), I Putu Edi Candra (kurir), I Made Budiasa dan I Made Sutarja sebagai pengecer. Sementara pemilik rumah I Made Setiawan dipulangkan karena tidak terlibat langsung dalam jaringan tersebut.
Saat penggerebegan berlangsung, petugas berhasil meringkus dua orang perekap togel masing-masing, I Putu Sukaba alias Apel (33) warga Banjar Gaduh, Kaba-Kaba dan I Putu Subagia alias Kubil (29) warga banjar Buading, Kaba-Kaba. Ketika itu, kedua orang yang bertugas sebagai perekap dalam jaringan togel tersebut sedang merekap kiriman nomor pasangan melalui handphone.
Dari pengembangan atas penangkapan terhadap dua orang tersangka tersebut, petugas lanjut menangkap I Wayan Bawa (42) warga banjar Buading, Kaba-Kaba yang bertindak sebagai Sub Agen. Bawa ditangkap di warung milik I Made Setiawan alias Jon.Sebelumnya, Bawa dijebak untuk datang ke warung tersebut.
Hasil yang ditemukan di TKP selain tersangka I Wayan Bawa, I Putu Sukaba, dan I Nyoman Setiawan alias Jon, petugas juga menemukan barang bukti sejumlah rekapan nomor togel sehingga nomor-nomor yang direkap ke dalam kertas rekapan tersebut ditelusuri dan dikembangkan kepada dua orang pengecer bernama I Made Sutarja alias Pan Pram (39) warga Banjar Dangin Uma, Desa Kaba-Kaba dan I Kadek Budiasa (27) warga Banjar Pasekan, Abiantuwung, Kediri. Kadek Budiasa diamankan di sebelah barat SPBU Abiantuwung.
Hasil pengembangan lebih jauh, petugas kembali berhasil menangkap I Putu Edi Candra (24), warga Banjar Mundeh, Desa Nyambu, Kediri yang bertugas sebagai kurir. Saat itu, Candra hendak mengirimkan rekapan togel tersebut ke pengepul yang beralamat di Banjar Kelandis, Denpasar.Petugas pun telah mengantongi identitas pengepul togel tersebut berinisial B. Saat dilakukan penggerebegan dan penangkapan, rumah B dalam keadaan kosong.
Satu pun anggota keluarganya tak ada di rumah. Pengepul yang di Tabanan tengah kita kejar untuk ditangkap, jelas Leo.Sementara barang bukti yang diamankan, 13 buah HP berbagai merk, 1 kalkulator, 13 buku catatan omzet, 3 buku tafsir mimpi, uang tunai Rp 861 ribu. 1 buah meja tulis, 1 buah karpet warna hijau, 1 buah tas hitam, 1 tas kompek warna coklat, 3 ballpoit, 3 kartu telpon seluler, 2 unit sepeda motor, masing-masing Yupiter Z warna biru DK 6428 HF dan Mio Soul hitam. 17 lembar patio, 2 bendel rekapan kosong, 68 lembar catatan berisi angka-angka. 1 spidol warna merah dan 2 buah reksel.
Dari hasil pengakuan para tersangka omzet per hari yang dihasilkan mencapai Rp 95 Juta per hari. Dalam satu bulan omzet jaringan ini mampu meraup uang mendekati Rp 3 M. (nod)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 293 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 290 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang