Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Curi Mobil, Pecatan Polisi Dikeroyok Massa

Minggu, 4 Juli 2010, 19:38 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Seorang pecatan polisi asal Mojokerto Jawa Timur dikeroyok massa di kawasan Banjar Batu Kandik, Denpasar, pada Minggu (04/07) siang. Ia dikeroyok setelah ketahuan mencuri mobil pick-up milik Ketut Riya Darma (40) yang diparkir di sebelah barat gedung perkantoran Gubernur, Renon. 

EK, yang disebut sebut berpangkat terakhir Iptu itu, bukan ditangkap oleh polisi, tapi oleh pemilik mobil yakni Ketut Riya Darma.Korban yang tinggal di Banjar Delod Perempatan Luk-luk Mengwi Badung, awalnya kehilangan mobil di arena Fun Bike sekitar pukul 09.00 Wita.

Ketut Riya Darma sendiri sebelumnya ditugaskan khusus untuk mengangkut sepeda dayung para peserta. Saat asyik menonton fun bike, korban kaget kehilangan mobil pick-up Mitsubishi warna putih DK 9461 DJ.Hilangnya mobil dilaporkan korban ke Poltabes Denpasar sekitar pukul 12.00 Wita.

Setelah dimintai keterangan kita suruh dia pulang. Untung saja kita suruh korban pulang, kalau tidak, mobilnya tidak ditemukan, jelas sumber petugas Poltabes Denpasar, Minggu (04/07).

Ketika korban pulang dan melewati kawasan Banjar Batu Kandik, Denpasar, korban melihat mobilnya melintas. Meski nomor platnya sudah diganti, tapi korban tetap yakin bahwa itu mobilnya.

Penasaran, akhirnya, korban mengejar serta menghadang mobil yang dibawa oleh EK. Di sanalah terjadi cekcok dan nyaris baku hantam. Warga setempat curiga melihat pertikaian itu.

Namun begitu mendengar penuturan dari korban bahwa mobilnya dicuri, massa pun mengamuk dan mengeroyok pelaku.

Awalnya pelaku tidak mengaku dan dia tetap ngotot mobil miliknya. Tapi ternyata setelah diselidiki, mobil sudah diganti plat oleh pelaku, bisik sumber yang enggan disebut namanya.Dibantu massa, pelaku yang wajahnya babak belur berdarah akibat dihajar massa, langsung digelandang ke mako Poltabes Denpasar, berikut mobil pick-up hasil curian.

Dari hasil pemeriksaan jajaran reskrim Poltabes Denpasar, terungkap bahwa EK mengaku pecatan polisi berpangkat Iptu. Dia dulunya bertugas di Mojokerto.Pangkat terakhirnya Iptu dan bertugas di Mojokerto, beber sumber lagi.

Dalam pemeriksaan terungkap pula, bahwa pelaku beraksi dengan menggunakan kunci letter T. Bukan hanya itu, pelaku EK ternyata sudah mempersiapkan pencurian tersebut dengan berbekal STNK palsu. Kayaknya dia sindikat pencuri mobil, dari penyelidikan ditemukan kunci letter T dan STNK palsu. Masih diselidiki kemungkinan besar jaringannya di Denpasar, duga sumber.

Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Suryanbodo Asmoro membenarkan tertangkapnya pelaku pencuri mobil. Pelaku sampai saat ini masih diperiksa untuk mengembangkan penyelidikan.Sudah ditangkap dan masih diperiksa. Pelakunya mantan polisi. Kita masih mencari alat pendukung lainnya
untuk menguatkan penyelidikan, tegasnya.

 

Kapoltabes tidak menampik bahwa pelaku diduga keras sindikat pencuri mobil. Pasalnya, dari perkembangan
sementara ini diperkirakan pelaku beraksi ditempat lain.Masih kita selidiki, kabarnya banyak, dia ini sudah professional. Ada dugaan dia ini sindikat, ucapnya singkat.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami