Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 4 Mei 2026
Pemudik Diminta Antisipasi Cuaca Buruk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Menjelang datangnya musim Lebaran tahun ini, Pihak ASDP Ketapang - Gilimanuk mengimbau para pemudik agar mengantisipasi faktor cuaca yang seringkali berubah-ubah di perairan Ketapang-Glimanuk.
Hal tersebut dikatakan Kepala Cabang ASDP Ketapang Charda Damanik, saat mendampingi Direktur Teknik Departemen Perhubungan Sarajuddin Saini yang melakukan pengecekan kesiapan dermaga beserta armada di Pelabuhan Gilimanuk.
Didampingi Manajer Operasional Pelabuhan Gilimanuk Ospar Silaban, Sarajuddin memperkirakan volume arus mudik tahun ini bakal terjadi lonjakan hingga 5 % dibanding tahun 2009 lalu. Menurutnya, kepadatan penumpang akan terjadi antara H-4 sampai H-1.Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya memprioritaskan kesiapan armada penyebrangan. Dari sisi pelabuhan sudah siap, sebanyak 28 kapal meliputi 21 kapal KMP dan 7 kapal LCT telah kita siapkan untuk mengangkut penumpang lebaran, terang Sarajuddin.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, puncak kepadatan penumpang dipastikan bakal terjadi pada H-1. Untuk itu pihaknya berharap, para pengguna jasa penyebrangan Gilimanuk-Ketapang bisa mudik lebih awal, sehingga kepadatan bisa diatasi dan tidak menimbulkan kemacetan maupun antrean panjang.
Saya harapkan yang akan mudik ke Jawa lebih baik melakukan penyeberangan pada H-4 sampai H-2, kata Sarajuddin.Sarajuddin menambahkan, sewaktu-sewaktu bisa saja terjadi penundaan penyeberangan jika cuaca tidak bersahabat. Jika hal itu terjadi, ia meminta masyarakat memaklumi, demi keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 325 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 316 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang